Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 14:50 WIB

Mata Juling: Memahami Penyebab dan Solusi Medis

Author

Mata Juling: Memahami Penyebab dan Solusi Medis

Mata juling atau strabismus adalah kondisi ketika kedua mata tidak sejajar, yang dapat memengaruhi penglihatan dan penampilan seseorang. Ini merupakan masalah umum yang dialami banyak orang, baik sejak lahir maupun yang berkembang seiring waktu.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Berbagai faktor dapat menyebabkan mata juling, termasuk faktor genetik dan masalah penglihatan lainnya. Untungnya, terdapat berbagai metode medis yang efektif untuk mengoreksi kondisi ini.

Penyebab Mata Juling

Mata juling dapat disebabkan oleh masalah pada otot mata yang tidak berfungsi secara optimal. Terdapat enam otot yang mengatur gerakan mata, dan jika salah satu otot ini lebih lemah, mata akan bergerak tidak sejajar.

Faktor genetik juga memainkan peranan penting dalam perkembangan mata juling. Jika ada anggota keluarga yang mengalami kondisi ini, kemungkinan besar anak-anak mereka pun akan mengalaminya.

Selain itu, kondisi kesehatan lainnya seperti diabetes atau masalah saraf dapat turut menyebabkan mata juling. Beberapa individu mungkin tidak menyadari keberadaan kondisi ini hingga mereka tumbuh dewasa.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Diagnosa dan Pengujian

Diagnosis untuk mata juling umumnya melibatkan pemeriksaan mata yang menyeluruh. Dokter akan memeriksa sejauh mana ketidakselarasan mata dan jenis strabismus yang dialami pasien.

Pengujian lanjutan bisa mencakup tes penglihatan untuk mendeteksi adanya masalah lain yang dapat berkontribusi pada ketidakselarasan ini. Dalam situasi tertentu, pencitraan mungkin diperlukan untuk menilai kondisi saraf atau otot lebih lanjut.

Cara Koreksi Medis

Salah satu metode koreksi yang banyak digunakan adalah terapi visual. Dalam terapi ini, pasien akan menjalani latihan tertentu untuk meningkatkan koordinasi dan fokus mata.

Apabila terapi visual tidak memberikan hasil yang diharapkan, operasi dapat menjadi alternatif yang perlu dipertimbangkan. Operasi bertujuan untuk memperbaiki ketidakselarasan dengan memperkuat atau melemahkan otot mata yang bermasalah.

Selain itu, penggunaan kacamata atau lensa kontak juga bisa membantu, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi mata lain seperti ambliopia. Tim medis biasanya akan merekomendasikan metode terbaik berdasarkan kondisi masing-masing individu.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU