Banyak dari kita yang mungkin tidak sadar, kebiasaan duduk lebih dari 8 jam sehari bisa membawa dampak serius bagi kesehatan jantung dan otak.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa duduk dalam waktu lama dapat mempercepat risiko terkena penyakit kardiovaskular serta gangguan fungsi otak.
Risiko Kesehatan Jantung
Kebiasaan duduk berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak di area abdomen, yang merupakan salah satu faktor risiko penderita penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association menunjukkan bahwa orang yang duduk lebih dari 6 jam sehari memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami masalah jantung.
Saat kita duduk, sirkulasi darah menjadi lebih lambat, yang dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat. Ini artinya, semakin lama kita duduk, semakin besar juga risiko terkena penyakit jantung koroner.
Tak hanya itu, mereka yang memiliki gaya hidup sedentari juga cenderung memiliki pola makan yang tidak sehat, yang berkontribusi pada masalah kesehatan jantung. Menurut dr. Kertanegara, seorang ahli jantung, "Kombinasi antara duduk lama dan pola makan yang buruk dapat menjadi resep pasti untuk masalah jantung."
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Dampak bagi Kesehatan Otak
Duduk dalam waktu lama juga berdampak pada kesehatan otak kita. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer’s Disease menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang rendah berdampak negatif pada fungsi kognitif dan memori.
Ketika kita duduk terlalu lama, aliran darah ke otak berkurang, yang dapat memengaruhi kemampuan belajar dan konsentrasi. Penurunan aktivitas fisik juga berkaitan dengan peningkatan risiko demensia, yang semakin mengkhawatirkan.
Profesor Universitas Stanford, Dr. Liana Chen, berkomentar, "Mengurangi durasi duduk dengan melakukan aktivitas fisik sederhana seperti berjalan selama 20 menit bisa sangat membantu dalam menjaga kesehatan otak."
Solusi untuk Mengurangi Waktu Duduk
Banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengurangi waktu duduk. Misalnya, mencoba menggunakan meja berdiri saat bekerja dapat membantu meningkatkan mobilitas dan mengurangi risiko kesehatan.
Selain itu, penting juga untuk menyisipkan waktu istirahat setiap satu jam dengan berjalan-jalan atau melakukan peregangan ringan. Prof. Joko dari Universitas Gadjah Mada mengingatkan, "Kebiasaan kecil ini dapat membantu mengurangi dampak negatif dari duduk terlalu lama."
Akan lebih baik lagi jika kita aktif berolahraga minimal 150 menit dalam seminggu, seperti yang direkomendasikan oleh World Health Organization. Aktivitas ini tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga mental.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: