Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 16:27 WIB

Evakuasi Korban Longsor di Cilacap: Total Korban Tewas Mencapai 20 Orang

Author

Evakuasi Korban Longsor di Cilacap: Total Korban Tewas Mencapai 20 Orang

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua korban longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Rabu (19/11/2025). Dengan penemuan ini, jumlah total korban tewas akibat longsor kini mencapai 20 orang.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Korban ditemukan di dua lokasi berbeda, yaitu di area worksite B-1 dan B-2. Menurut Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, kedua korban dievakuasi pada pukul 11.03 WIB dan 12.22 WIB.

Proses Pencarian Korban Longsor

Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR sempat terhenti akibat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Setelah hujan reda, pencarian dilanjutkan meskipun tetap ada potensi longsor susulan.

Sejak pukul 06.00 WIB, tim SAR telah membagi pencarian ke dalam tiga area kerja: A-1, B-1, dan B-2. Pembagian ini didasari pada titik kemungkinan keberadaan korban dengan laporan tentang orang-orang yang hilang.

Hingga kini, total 20 orang telah dievakuasi dalam kondisi tidak selamat, sementara tiga orang masih dalam pencarian intensif di lokasi yang telah ditentukan.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Detail Penemuan Korban

Dua korban yang ditemukan adalah Nina Puspita (44) di worksite B-1 dan Januar Kian Abdilah (15) di worksite B-2. M Abdullah menjelaskan bahwa pencarian di sektor B-2 difokuskan di area sub-sektor B-2A yang sebelumnya menunjukkan hasil positif.

Di worksite A-1, upaya pencarian untuk menemukan Diah Rahmadani yang masih hilang juga terus dilakukan. Tim SAR mengarahkan perhatian pada radius sekitar 10 meter dari titik awal pencarian.

Kemarin, tim juga menemukan dua unit sepeda motor di sekitar worksite B-2 yang membantu upaya pencarian untuk memastikan semua korban teridentifikasi.

Tantangan yang Dihadapi Tim SAR

Operasi pencarian menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu dan potensi longsor susulan. Tim SAR diharapkan tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan selama operasi berlangsung.

Cuaca yang berubah-ubah menambah risiko terhadap operasional pencarian, namun upaya terus dilakukan agar semua korban dapat ditemukan. Abdullah menekankan pentingnya keterampilan dan kesigapan tim dalam menghadapi kondisi yang berbahaya.

Pencarian ini juga melibatkan kerjasama antara berbagai instansi yang bersinergi demi memberikan dukungan maksimal bagi keluarga korban.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU