Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua lagi korban tewas akibat tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Total korban yang berhasil dievakuasi kini mencapai 18 orang, sementara lima orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Latar Belakang Kejadian
Bencana tanah longsor di Cilacap terjadi pada Kamis, 13 November 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Longsor ini mengakibatkan beberapa rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, tertimbun material longsor.
Sebanyak 46 jiwa terdampak langsung, dan 383 orang terpaksa mengungsi di beberapa lokasi, termasuk Balai Desa Cibeunying dan masjid setempat. Insiden ini menuntut operasi evakuasi untuk menyelamatkan para korban dan memberikan bantuan kepada pengungsi.
Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China
Upaya Pencarian dan Penanganan Korban
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa tim pencarian kini tengah fokus terhadap lima orang yang masih hilang. Tim dibagi menjadi beberapa kelompok kerja untuk mempercepat pencarian.
Operasi pencarian menghadapi tantangan akibat cuaca yang tidak mendukung, sehingga sementara waktu sempat dihentikan. Namun, tim tetap siaga akan kemungkinan longsor susulan di medan yang berpotensi berbahaya.
Dampak dan Penanganan Dampak Bencana
Longsor di Cilacap tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur. Sebanyak 16 rumah dilaporkan roboh atau hilang, sementara 25 rumah lainnya terancam karena kondisi tanah yang tidak stabil.
Tim tanggap darurat memfokuskan upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, dan melakukan pemantauan risiko longsor susulan. Pengungsi saat ini ditempatkan di lokasi yang lebih aman untuk mengurangi risiko yang ada.
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: