Tim SAR gabungan di Cilacap, Jawa Tengah, terus berjuang dalam misi evakuasi pasca longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dua korban ditemukan tewas, sementara sepuluh orang lainnya masih dalam pencarian hingga berita ini diturunkan.
Proses Pencarian dan Evakuasi
Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, mengungkapkan bahwa penemuan pertama terjadi di worksite A2 pada pukul 12.03 WIB. Korban tersebut bernama Kasrinah, berusia 47 tahun.
Tim kemudian menemukan korban kedua, Diah Ramadani, yang berusia 17 tahun, di worksite A1 pada pukul 14.58 WIB. Abdullah menegaskan, "Penemuan ini adalah hasil dari kerja keras dan sinergi seluruh unsur tim di lapangan.”
Operasi pencarian berlangsung dalam kondisi sulit karena medan yang berat dan cuaca yang tidak menentu. Meski begitu, tim SAR tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban yang hilang.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat
Situasi Korban dan Dampak Bencana
Saat ini, terdapat total 46 orang yang terdampak longsor. Dari jumlah ini, 23 orang dinyatakan selamat, sementara 13 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.
Tim juga menemukan dua bagian tubuh diduga milik korban lainnya. Body part pertama ditemukan di worksite B1 pada pukul 15.05 WIB, kemudian diikuti dengan penemuan lainnya di worksite A1 pada pukul 15.10 WIB.
Bencana ini mengguncang masyarakat setempat yang kini berjuang untuk pulih setelah kehilangan yang sangat berarti dan kerugian jiwa.
Langkah Selanjutnya dalam Operasi SAR
Tim SAR berencana melanjutkan pencarian pada pagi hari berikutnya dengan fokus pada titik tertentu yang diperkirakan masih menyimpan korban tertimbun material longsor.
Abdullah menambahkan bahwa mereka akan melakukan segala upaya untuk menemukan semua korban dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Operasi SAR akan berlanjut hingga semua korban ditemukan.
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi otoritas setempat yang berupaya mengoptimalkan sumber daya demi penanganan bencana ini.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: