Gus Elham Yahya, seorang pendakwah muda dari Kediri, menjadi sorotan publik setelah videonya mencium seorang anak kecil perempuan viral di media sosial.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Tindakan tersebut tidak hanya mengundang reaksi, tetapi juga kecaman dari berbagai kalangan yang mendorong protes dan meminta tindakan tegas dari instansi terkait.
Kejadian yang Memicu Kontroversi
Gus Elham Yahya, yang dikenal sebagai pendakwah aktif di media sosial, viral setelah terlihat mencium seorang anak kecil perempuan dalam sebuah acara keagamaan.
Aksi ini memicu reaksi keras di berbagai kalangan, dengan lebih dari 350 ribu pengguna Instagram menyuarakan protes.
Banyak netizen yang menggunakan template kecaman dan mendesak agar Menteri Agama serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turun tangan.
Ungkapan seperti 'Tolong Selamatkan Anak Kita Pak,' mencerminkan kekhawatiran masyarakat akan tindakan yang dianggap tidak pantas.
Profil Gus Elham Yahya
Muhammad Elham Yahya Luqman, lebih dikenal dengan nama Gus Elham, lahir pada 8 Juli 2001 di Tarokan, Kediri, Jawa Timur.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Ia merupakan putra dari KH. Luqman Arifin Dhofir dan Hj. Ernisa Zulfa Al Hafidz, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1.
Sebagai cucu dari KH. Mudhofir Ilyas, pendiri Pondok Al Ikhlas Kaliboto, Gus Elham melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo.
Aktif di Majelis Ta'lim Ibadallah, Gus Elham sering memberikan dakwah, terutama di malam Jum'at dan malam minggu, mencerminkan statusnya yang dihormati.
Permintaan Maaf dari Gus Elham
Menanggapi kecaman tersebut, Gus Elham mengupload permintaan maaf di akun Instagram resminya @mtibadallah.
Ia mengakui bahwa tindakannya adalah kekhilafan yang memicu kegaduhan di masyarakat.
"Saya mengaku bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi. Saya berkomitmen untuk memperbaiki dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa video tersebut adalah rekaman lama yang telah dihapus dan menegaskan bahwa anak-anak yang terlihat berada di bawah pengawasan orang tua.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: