Makanan olahan memang sering jadi pilihan praktis banyak orang, tapi tahukah kamu bahwa ada hubungan antara makanan ini dan kesehatan mental? Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi makanan olahan dapat berpengaruh pada risiko depresi.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Dengan meningkatnya pengetahuan tentang kesehatan mental, penting untuk memahami bagaimana pola makan kita berdampak. Penelitian terbaru mulai mengaitkan makanan yang kaya gula dan zat tambahan dengan berbagai masalah kesehatan mental.
Mengenali Makanan Olahan
Makanan olahan merujuk pada makanan yang telah melalui proses industri, biasanya mengandung bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, dan pemanis. Contoh umum termasuk sereal, snack kemasan, dan minuman manis.
Seringkali, makanan ini lebih menarik karena kemasannya dan rasanya yang enak. Namun, banyak dari kita tidak menyadari efek jangka panjang dari konsumsi makanan ini terhadap kesehatan kita.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Penelitian Tentang Makanan dan Kesehatan Mental
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi makanan olahan berhubungan dengan risiko depresi yang lebih tinggi. Dalam salah satu studi, peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan olahan cenderung melaporkan gejala depresi.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam 'American Journal of Psychiatry' menyatakan bahwa pola makan yang buruk dapat memicu masalah kesehatan mental. Korban yang mengonsumsi makanan olahan secara rutin menunjukkan peningkatan risiko mengalami gangguan mood dan kecemasan.
Mengapa Makanan Olahan Bisa Berbahaya?
Salah satu alasan mengapa makanan olahan berpotensi berbahaya adalah tingginya kandungan gula dan lemak trans. Kedua zat ini telah terbukti dapat mempengaruhi suasana hati dan kesehatan otak kita.
Di samping itu, kurangnya nutrisi dalam makanan olahan berarti tubuh tidak mendapatkan vitamin dan mineral penting yang diperlukan untuk berfungsi dengan baik. Ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang berkaitan dengan kesehatan mental.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: