Istri pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manokwari, berinisial AGT, ditemukan tewas setelah diculik di kawasan Reremi Puncak, Kelurahan Amban, Manokwari, Papua Barat. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 11 November 2025, setelah korban dilaporkan hilang sehari sebelumnya saat suaminya bekerja.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Ongky Isgunawan, mengonfirmasi penemuan jenazah dan penangkapan pelaku penculikan dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku, yang merupakan mantan pekerja di rumah korban, menyembunyikan jenazah di dalam septic tank.
Detail Penemuan Jenazah Korban
Jenazah istri pegawai pajak ini ditemukan setelah polisi menggunakan anjing pelacak untuk mencari petunjuk. Kombes Pol Ongky Isgunawan menyatakan, "Jenazah kami evakuasi ke RSUD Manokwari untuk proses visum," sebagai langkah awal dalam penyidikan.
Penemuan ini mengindikasikan pentingnya teknis penyelidikan yang dilakukan oleh aparat. Dengan cepat, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku yang diketahui bernama YH dan memiliki hubungan kerja sebelumnya dengan korban.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Proses Penanganan Kasus
Setelah menerima laporan mengenai hilangnya AGT pada 10 November 2025, pihak kepolisian segera melaksanakan operasi pencarian. Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Agung Gumara Samosir, mencatat bahwa identitas pelaku sudah diketahui sebelum penangkapan dilakukan.
"Ini merupakan hasil kerja cepat tim gabungan dalam menindaklanjuti laporan tindak pidana tersebut," terang Kombes Ongky. Kerja sama antara Polda Papua Barat dan Polresta Manokwari menjadi kunci dalam penanganan kasus ini, hingga berhasil menangkap pelaku.
Motif dan Investigasi Lanjutan
Meskipun pelaku sudah ditangkap, penyidik masih melakukan pendalaman guna mengetahui motif di balik kejahatan yang terjadi. Kombes Ongky menyatakan, "Informasi lebih rinci akan kami sampaikan kemudian," menegaskan bahwa investigasi masih dalam tahap awal.
Kasus ini semakin kompleks dengan dugaan bahwa perampokan dan penculikan berlangsung saat suami korban berada di kantor. Polisi meramalkan bahwa aksi ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIT pada Senin, menambah ketegangan dalam situasi yang telah berlangsung.
Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: