Selasa, 11 NOVEMBER 2025 • 19:16 WIB

Bentrokan Ormas dan Debt Collector di Cengkareng: Kesalahpahaman yang Memicu Kericuhan

Author

Bentrokan Ormas dan Debt Collector di Cengkareng: Kesalahpahaman yang Memicu Kericuhan

Bentrokan antara kelompok organisasi masyarakat (ormas) dan debt collector terjadi di Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin siang, 11 November 2025.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Insiden ini berlangsung akibat kesalahpahaman yang melibatkan kedua pihak, sehingga pihak kepolisian perlu melakukan mediasi untuk meredakan situasi.

Penyebab Bentrokan

Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Suhartanto, menjelaskan bahwa bentrokan ini dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi di antara kedua kelompok.

Ia menyatakan, "Bentrokan ini dipicu kesalahpahaman salah satu pihak," yang menandakan adanya ketegangan yang tidak terdeteksi sebelumnya.

Menurut Tri, kesalahpahaman tersebut menimbulkan serangan dari salah satu kelompok terhadap kelompok lainnya, yang selanjutnya memicu kericuhan.

Situasi ini menunjukkan bagaimana kesalahpahaman kecil dapat berkembang menjadi konfrontasi yang lebih besar jika tidak segera ditangani.

Dampak pada Lingkungan Sekitar

Meskipun insiden ini tidak mengakibatkan korban jiwa, kericuhan tersebut mengganggu ketenangan warga sekitar lokasi.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Warga melaporkan terjadinya lemparan batu dan benda tumpul lainnya, yang menciptakan suasana yang mencekam.

Tri menegaskan, "Kalau fasilitas lain tidak ada yang rusak melainkan hanya kendaraan patroli yang sedang terparkir di sana (lokasi kejadian)," menunjukkan bahwa tindakan anarkis tidak meluas.

Lalu lintas juga terkena dampak, mengalami penyumbatan akibat bentrokan tersebut.

Upaya Mediasi dan Harapan ke Depan

Polisi segera mengambil langkah untuk meredakan ketegangan dengan melakukan mediasi antara kedua kelompok.

"Sudah dilakukan mediasi. Sampai dengan saat ini kedua kelompok sudah dalam keadaan yang kondusif dan damai. Jadi, tidak ada lagi kesalahpahaman," ungkap Tri.

Dengan adanya mediasi yang berhasil, Tri berharap konflik serupa tidak akan terulang di masa depan.

"Semoga perselisihan ini tidak menyebar kemana-mana," ujarnya, menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU