Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 11:05 WIB

Balita Makassar Hilang dan Ditemukan: Kasus Penculikan yang Menggugah Perhatian

Author

Balita Makassar Hilang dan Ditemukan: Kasus Penculikan yang Menggugah Perhatian

Bilqis, seorang balita berusia empat tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang pada tanggal 2 November dan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Jambi setelah pencarian selama enam hari.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Kasus ini mengungkap dugaan penculikan anak yang melibatkan sindikat perdagangan anak, yang telah menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Awal Hilangnya Bilqis

Bilqis berada di Taman Pakui Sayang, Makassar, saat ayahnya, Dwi Nur Mas alias Dimas, mengikuti pelatihan tenis. Setelah beberapa saat bermain, Dimas mulai khawatir karena Bilqis tidak merespon panggilannya.

Dimas segera menghubungi istrinya untuk membantu mencari Bilqis, meskipun upaya pencarian yang dilakukan oleh Dimas dan teman-temannya tidak membuahkan hasil sampai pagi hari.

Kekhawatiran Dimas semakin meningkat ketika rekaman CCTV di sekitar lokasi memperlihatkan Bilqis dibawa oleh seorang wanita bersama dua anak lainnya, yang diduga sebagai pelaku penculikan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Proses Penyidikan dan Penemuan Bilqis

Setelah mempelajari rekaman CCTV, Dimas semakin merasa seakan anaknya telah diculik. Wanita dalam video terlihat mencurigakan, berpindah tempat, mengenakan hijab lalu melepasnya, menyisakan banyak tanda tanya.

Hari ketiga pencarian membawa harapan baru ketika diketahui seorang wanita mencurigakan telah diamankan oleh aparat. Namun, keberadaan Bilqis masih menjadi teka-teki hingga penyidikan berlanjut.

Akhirnya, pada Sabtu malam, 8 November, polisi menemukan Bilqis di Kabupaten Merangin, Jambi. Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, mengonfirmasi berita baik itu dengan, 'Alhamdulillah anaknya sudah ditemukan,' yang langsung disambut haru oleh keluarganya.

Terungkapnya Modus Penculikan dan Perdagangan Anak

Penyidikan yang lebih dalam mengungkap bahwa terduga pelaku bernama Sri Yuliana alias Ana, telah menjual Bilqis senilai Rp 3 juta kepada seorang wanita yang dikenal melalui media sosial. Ana mengatakan, 'Dia menawarkan Rp 3 juta uang. Transfer Rp 500 ribu ke rekeningku.'

Polisi memastikan setelah pemeriksaan bahwa Bilqis tidak mengalami kekerasan fisik. Kombes Arya menambahkan, 'Alhamdulillah tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan kondisinya juga baik.'

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Makassar berencana memberikan pendampingan psikologis kepada Bilqis untuk memastikan proses pemulihan berlangsung optimal.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU