Minggu, 09 NOVEMBER 2025 • 20:23 WIB

Pengumuman Sepuluh Pahlawan Nasional: Soeharto Masuk Daftar di Hari Pahlawan

Author

Pengumuman Sepuluh Pahlawan Nasional: Soeharto Masuk Daftar di Hari Pahlawan

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk mengumumkan sepuluh nama calon penerima gelar Pahlawan Nasional pada Senin, 10 November 2025.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Pengumuman ini bertepatan dengan Hari Pahlawan dan mencakup nama Soeharto, yang memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Pengumuman Pahlawan Nasional

Rencananya, pengumuman ini akan dilakukan oleh Presiden Prabowo di Jakarta. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan, 'Besok, Insya Allah akan diumumkan. Iya (oleh Presiden Prabowo langsung). Kurang lebih sepuluh nama.'

Hari Pahlawan setiap 10 November memberikan konteks penting bagi pengumuman ini. Prasetyo menambahkan bahwa gelar tersebut diberikan kepada individu yang dianggap berjasa bagi bangsa.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Soeharto Dalam Sorotan

Ketika ditanya mengenai keberadaan Soeharto, Prasetyo menegaskan, 'Ya, masuk, masuk.' Ini menandakan adanya pengakuan terhadap jasa Soeharto sebagai mantan presiden.

Namun, keputusan ini tidak lepas dari kontroversi. Dewan Gelar Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) sebelumnya mengkaji 49 nama untuk dianugerahi gelar ini, dan Soeharto menjadi salah satu nama yang banyak diperbincangkan.

Pro dan Kontra Pemberian Gelar

Baru-baru ini, sebanyak 500 aktivis dan akademisi telah menyatakan penolakan terhadap pengusulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Bonnie Triyana, Kepala Badan Sejarah Indonesia DPP PDI-P, juga menentang pemberian gelar ini.

Di sisi lain, dukungan juga datang dari sejumlah organisasi massa Islam, termasuk PBNU dan MUI, untuk mendorong Soeharto menerima gelar tersebut. Ini menggambarkan beragamnya pandangan publik mengenai isu tersebut.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU