Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 15:58 WIB

Gula: Musuh atau Teman? Memahami Peran dan Batasannya

Author

Gula: Musuh atau Teman? Memahami Peran dan Batasannya

Banyak orang yang menganggap gula sebagai musuh utama kesehatan. Namun, gula tidak selalu buruk jika kita tahu batas aman dan alternatif sehatnya.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Memahami Gula dan Perannya dalam Tubuh

Gula adalah karbohidrat sederhana yang tubuh kita gunakan sebagai energi. Dia hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari gula alami dalam buah hingga gula tambahan yang biasanya ada di makanan olahan.

Meskipun gula diperlukan untuk energi, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes. Oleh karena itu, penting untuk memahami seberapa banyak gula yang seharusnya masuk ke tubuh kita setiap hari.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Batas Aman Konsumsi Gula

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar konsumsi gula tambahan tidak lebih dari 10% dari total kalori harian. Ini setara dengan sekitar 50 gram atau 12 sendok teh untuk orang dewasa dengan diet 2000 kalori.

Namun, untuk manfaat kesehatan yang lebih besar, WHO (2021) menyarankan agar konsumsi gula tambahan dikurangi menjadi di bawah 5% dari total kalori, yaitu sekitar 25 gram atau 6 sendok teh. Dengan melakukan ini, risiko penyakit kronis dapat berkurang.

Alternatif Manis yang Sehat

Ada banyak alternatif manis yang jauh lebih sehat dibandingkan gula. Misalnya, madu, yang tidak hanya memberikan rasa manis tetapi juga mengandung antioksidan dan nutrisi penting.

Selain itu, pemanis alami seperti stevia dan erythritol juga bisa menjadi pilihan. Keduanya memiliki kalori yang sangat rendah dan tidak meningkatkan kadar gula darah, sehingga aman untuk penderita diabetes.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU