Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 11:36 WIB

Kejadian Tragis di Masjid Agung Sibolga: Lima Tersangka Ditangkap Sehubungan dengan Penganiayaan Fatal

Author

Kejadian Tragis di Masjid Agung Sibolga: Lima Tersangka Ditangkap Sehubungan dengan Penganiayaan Fatal

Lima orang telah ditangkap terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian pemuda berusia 21 tahun di Masjid Agung Sibolga.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Kejadian menyedihkan ini terjadi pada 31 Oktober 2025 saat korban, Arjuna Tamaraya, meminta izin untuk tidur di masjid.

Kronologi Kejadian Tragis

Pada pukul 01.30 WIB, Arjuna Tamaraya mendekati salah satu tersangka, ZPA, untuk meminta izin tidur di masjid. Penolakan permintaannya menghasilkan insiden yang mengerikan.

Sekitar pukul 02.00 WIB, HBK, yang berada di lantai dua masjid, mendengar teriakan yang terdengar aneh dan memutuskan untuk memeriksa situasi. Ia menemukan Arjuna terkulai tak bergerak di teras masjid.

Suyatno, Kasihumas Polres Sibolga, menjelaskan bahwa setelah HBK memanggil ZPA menggunakan senter, mereka berupaya membangunkan korban, namun tetap tidak berhasil.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Bergulirnya Tindakan Kekerasan

Setelah tidak dapat membangunkan Arjuna, ZPA memanggil tersangka lainnya, SSJ, REC, dan CLI. Ketiga orang ini lalu masuk ke masjid dan CLI berusaha membangunkan korban dengan menggoyangkan tubuhnya.

Aksi brutal dimulai saat SSJ menendang kepala Arjuna hingga terjatuh, yang diikuti dengan penginjakkan di kepalanya dan penyeretan tubuh korban ke luar masjid.

Dampak dari penyeretan tersebut membuat bagian belakang kepala Arjuna terbentur ke lantai. Darah mengalir dari lukanya, dan meski dalam keadaan kritis, korban tetap diseret ke pinggir jalan.

Penanganan dan Respons Kejadian

Sekitar pukul 04.45 WIB, marbot masjid menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan warga berkumpul di halaman luar. Hal ini memicu panggilan untuk pihak kepolisian agar segera turun tangan.

Setelah polisi tiba, mereka menemukan Arjuna Tamaraya tergeletak tidak sadarkan diri dan mengalami luka yang parah. Suyatno mengungkapkan bahwa korban segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Kasus ini menjadi perhatian mengenai pentingnya pengawasan dan keamanan di tempat ibadah, terutama setelah insiden tragis yang menimpa korban.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU