Musim hujan membawa banyak masalah kesehatan, termasuk risiko flu yang bisa berujung pada demam berdarah dengue (DBD). Banyak yang tidak menyadari bahwa gejala flu dapat menjadi tanda awal yang serius untuk penyakit ini.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Penting untuk mengenali gejala yang muncul agar tidak mengabaikannya, karena penanganan yang terlambat bisa berakibat fatal.
Gejala Flu dan DBD yang Perlu Dikenali
Mengetahui gejala flu saat musim hujan sangatlah penting. Gejala umum flu meliputi demam, batuk, pilek, dan nyeri tubuh.
Di sisi lain, demam berdarah dengue juga menunjukkan gejala serupa seperti demam tinggi, nyeri sendi, dan terkadang muncul ruam. Oleh karena itu, penting untuk tidak meremehkan gejala yang dirasakan.
Peningkatan kasus DBD biasanya terjadi di Indonesia saat musim hujan. Situasi ini berkaitan dengan berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD.
"Mengetahui perbedaan gejala flu dan DBD sangat penting untuk mencegah kasus yang lebih parah," kata Kepala Dinas Kesehatan setempat, dr. Ani Sari.
Mengapa Flu Bisa Berujung DBD?
Banyak orang sering menganggap remeh gejala flu. Namun, jika tidak ditangani, flu dapat memperburuk kondisi kesehatan serta meningkatkan risiko terinfeksi DBD.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Nyamuk Aedes aegypti sangat aktif saat musim hujan, dan mereka berpotensi menggigit orang dengan gejala flu. Ketika sistem imun seseorang lemah akibat flu, infeksi DBD bisa lebih mudah terjadi.
Kelelahan akibat flu juga menjadi salah satu faktor yang membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Virus flu dapat menurunkan kekebalan tubuh, dan hal ini membuka peluang bagi penyakit lain untuk menginfeksi.
"Sistem imun kita harus dalam kondisi optimal untuk melawan berbagai virus, termasuk virus DBD," ungkap pakar kesehatan, dr. Joko Riyadi.
Tindakan yang Harus Diambil
Jika merasakan gejala flu yang berkepanjangan, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan. DBD bisa menjadi sangat serius jika tidak ditangani lebih awal.
Menjaga kebersihan lingkungan sangat penting untuk mencegah pertumbuhan nyamuk. Pastikan untuk menguras genangan air dan menutup rapat tempat penampungan air.
Konsumsi makanan sehat dan cukup cairan juga dapat membantu memperkuat sistem imun. Jika tidak mengalami gejala berat, tetaplah istirahat dan tidak mengabaikan kesehatan.
"Pencegahan dimulai dengan kesadaran individu. Edukasi dan tindakan proaktif sangat penting untuk mengatasi masalah kesehatan ini," kata dr. Ani Sari.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: