Museum Agung Mesir (Grand Egyptian Museum) akan dibuka untuk umum mulai 1 November 2025, menawarkan pengalaman wisata sejarah yang belum pernah ada sebelumnya.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dengan lebih dari 100.000 artefak bersejarah yang akan dipamerkan, museum ini siap menarik perhatian pengunjung dari seluruh dunia.
Koleksi Artefak yang Memukau
Museum Agung Mesir menyimpan lebih dari 100.000 artefak, di antaranya 5.400 artefak yang berasal dari makam Tutankhamun, faraon terkenal dari Dinasti ke-18.
Banyak dari artefak ini akan dipamerkan untuk pertama kalinya, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat langsung peninggalan sejarah yang sangat berharga.
Museum ini tidak hanya menampilkan artefak, tetapi juga menceritakan kisah peradaban Mesir Kuno yang kaya dan kompleks.
Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi
Fasilitas dan Desain Modern
Mengusung desain bangunan yang modern dan futuristik, Museum Agung Mesir menjadi salah satu museum arkeologi terbesar di dunia.
Dengan total ruang pameran seluas 22.000 meter persegi, fasilitas di museum ini sangat lengkap, termasuk area konservasi dan penelitian.
Inovasi dalam konservasi yang diterapkan di museum diharapkan dapat menjaga dan melindungi peninggalan sejarah Mesir yang telah ada selama ribuan tahun.
Dampak terhadap Pariwisata
Mesir menaruh harapan besar pada Museum Agung untuk meningkatkan sektor pariwisata, yang menyumbang 24% terhadap PDB nasional pada tahun 2023.
Dengan pengalaman yang sebanding dengan museum-museum terkenal dunia, museum ini berambisi menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya.
Pembukaan museum ini akan dihadiri oleh para pemimpin dan pejabat tinggi dari berbagai negara, serta disiarkan langsung di platform TikTok.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: