Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 20:22 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Jelang Kunjungan Presiden AS

Author

Korea Utara Luncurkan Rudal Jelang Kunjungan Presiden AS

Korea Utara baru saja meluncurkan rudal jelajah strategis di Laut Kuning, seperti yang dilaporkan oleh KCNA pada Rabu waktu setempat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Peluncuran ini berlangsung menjelang kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Korea Selatan untuk pertemuan APEC yang akan datang.

Detail Uji Coba Rudal

Uji coba ini melibatkan sistem baru untuk peluncuran dari kapal, dilakukan secara vertikal dengan waktu terbang lebih dari 7.800 detik di atas Laut Kuning untuk menghancurkan target yang ditetapkan.

Meskipun laporan dari KCNA telah disampaikan, informasi mengenai jarak tempuh rudal atau rincian lainnya tetap tidak diungkap.

Menariknya, pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, tidak hadir dalam pengawasan uji coba ini, dan media lokal seperti harian Rodong Sinmun pun memilih untuk tidak meliput peluncuran yang dipandang kontroversial.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Reaksi terhadap Peluncuran

Menurut Yonhap, peluncuran ini dianggap sebagai respon terhadap pernyataan Trump yang menginginkan pertemuan dengan Kim Jong-un selama kunjungannya ke kawasan tersebut.

Pak Jong-chon, wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Pekerja Korea, menekankan bahwa keberhasilan peluncuran ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi militer Korut.

Ia menyatakan, 'Misi kita adalah memperkuat postur tempur nuklir secara berkelanjutan', dan menambahkan bahwa pengujian sarana ofensif adalah penting dalam konteks ini.

Peningkatan Kapasitas Militer

Dalam peninjauan peluncuran, Pak juga mengawasi latihan awak yang akan mengoperasikan dua kapal perusak baru berbobot 5.000 ton: Choe Hyon dan Kang Kon.

Kapal perusak ini dilengkapi dengan sistem persenjataan terbaru sebagai bagian dari upaya Korea Utara untuk memperkuat kemampuan militernya di tengah tantangan global.

Aktivitas militer yang meningkat, termasuk uji coba rudal, mencerminkan ketidakpastian di kawasan, terutama dengan adanya kunjungan pemimpin asing yang sering kali memicu reaksi.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU