Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 12:38 WIB

Kejadian Penembakan dan Pengeroyokan Pengacara di Tanah Abang: Kronologi dan Tindakan Kepolisian

Author

Kejadian Penembakan dan Pengeroyokan Pengacara di Tanah Abang: Kronologi dan Tindakan Kepolisian

Insiden pengeroyokan dan penembakan terhadap seorang pengacara berinisial WA (34) terjadi di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/10). Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan sengketa lahan yang melibatkan dua kelompok.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Polisi telah mengamankan pelaku dan menyita berbagai barang bukti, termasuk senjata tajam dan senapan angin, dari lokasi kejadian yang ramai disaksikan oleh puluhan saksi.

Kronologi Kejadian

Kejadian ini berlangsung pada pukul 07.28 WIB di Jalan KH Mas Mansyur, tepatnya dekat Gedung Greenwood. WA mengalami luka tembak di punggung kanan atas dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menjelaskan bahwa insiden ini merupakan hasil dari keributan antar kelompok. 'Itu kelompok sama kelompok. (Lokasi kejadian) di tanah kosong. Iya masih ada masalah sengketa, betul (dipicu sengketa tanah kosong),' ungkap Roby.

Kejadian ini berlangsung di tempat umum pada waktu pagi, sehingga banyak saksi yang melihat langsung insiden tersebut. Ini menambah kompleksitas kasus akibat adanya banyak pihak yang terlibat.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Tindakan Kepolisian

Polisi segera bertindak dengan meringkus pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan dan penembakan. Meskipun pelaku telah ditangkap, identitas mereka dikhususkan untuk ditangani lebih lanjut oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sebanyak 40 orang saksi telah diambil keterangannya di Polres Metro Jakarta Pusat. Pengumpulan informasi dari saksi-saksi ini diharapkan dapat memperjelas kronologi peristiwa.

Tindakan ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani tindak kejahatan yang melibatkan senjata, apalagi hingga mengakibatkan luka serius.

Barang Bukti yang Disita

Dari lokasi kejadian, pihak kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti yang penting untuk penyelidikan. 'Di TKP kita amankan 20 sajam, tiga alat pukul, satu senapan angin,' tutur Roby.

Penyitaan ini tidak hanya menunjukkan adanya persetujuan keras dalam konflik, tetapi juga meningkatkan fokus pada betapa seriusnya sengketa lahan yang dihadapi.

Barang bukti yang disita dari tempat kejadian perkara diharapkan bisa menjadi alat bantu dalam mengungkap latar belakang konflik serta penangkapan pelaku.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU