Penumpang LRT Jabodetabek pada Sabtu, 26 Oktober 2025, terpaksa menghadapi situasi tak terduga ketika kereta mereka mengalami gangguan dan harus berjalan kaki sejauh 800 meter di ketinggian.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Gangguan ini disebabkan oleh masalah kelistrikan yang membuat lima rangkaian kereta terhenti, menyebabkan perjalanan di lintasan tertentu dihentikan.
Penyebab Kereta Berhenti
LRT Jabodetabek mengalami gangguan serius yang mengakibatkan lima rangkaian kereta, yaitu TS 28, TS 07, TS 17, TS 31, dan TS 29, terhenti di sepanjang jalur. Menurut pengelola LRT, masalah ini disebabkan oleh kendala pada sistem third rail, yang berfungsi menyuplai listrik kepada kereta.
Dengan terhentinya kereta, perjalanan LRT di lintasan tertentu terpaksa dihentikan. Melalui akun Instagram resmi mereka, KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat gangguan tersebut.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Proses Evakuasi Penumpang
Tim KAI segera merespon situasi ini dengan melakukan evakuasi terhadap 653 penumpang yang terjebak. Penumpang diarahkan menuju stasiun terdekat melalui walkway.
Evakuasi berhasil dilakukan sekitar pukul 10.06 WIB tanpa adanya laporan korban luka. Namun, banyak penumpang yang merasa canggung karena harus berjalan di atas jalur layang yang tidak biasanya mereka lewati.
Tanggapan dari Pihak Terkait
Kejadian ini menarik perhatian Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang mengungkapkan ketidakpuasannya mengenai profesionalisme operator LRT Jabodebek. Ia menyatakan akan memanggil Kementerian Perhubungan dan operator LRT dalam masa sidang yang akan datang.
"Untuk proyek semegah LRT bisa mengalami kejadian seperti kemarin memang mengundang pertanyaan kita semua, termasuk soal evakuasi penumpang saat mogok kereta yang mempertontonkan ketidakprofesionalan operator LRT," ujar Lasarus saat dihubungi.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: