Sabtu, 25 OKTOBER 2025 • 08:42 WIB

Empat Tewas dalam Serangan Udara Israel di Lebanon

Author

Empat Tewas dalam Serangan Udara Israel di Lebanon

Sebanyak empat orang dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh Israel di wilayah Lebanon pada Kamis (23/10). Serangan ini menargetkan lokasi-lokasi militer yang diduga digunakan oleh kelompok Hizbullah.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Kementerian Kesehatan Lebanon mengkonfirmasi bahwa dua korban tewas pertama ditemukan di daerah pegunungan timur, sementara dua lainnya tewas dalam serangan terpisah di selatan Lebanon, sekitar Nabatieh.

Rincian Serangan dan Korban

Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat bahwa dua korban tewas pertama ditemukan sebagai akibat dari serangan di daerah pegunungan timur, yang menjadi lokasi serangan fokus militer Israel.

Laporan kemudian diperbaharui untuk menginformasikan bahwa dua orang lainnya menghembuskan napas terakhir mereka dalam serangan terpisah yang terjadi di wilayah selatan, khususnya dekat Nabatieh. Di antara korban tersebut terdapat seorang perempuan lanjut usia.

Sumber berita Nasional, National News Agency (NNA), melaporkan bahwa pesawat tempur Israel telah meluncurkan serangkaian serangan di pegunungan timur Lebanon, tepatnya di wilayah Bekaa, yang berbatasan dengan Suriah.

Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pernyataan Militer Israel

Militer Israel mengkonfirmasi bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menargetkan lokasi-lokasi milik Hizbullah yang ada di Lebanon timur dan utara. Hal ini termasuk serangan yang ditujukan pada 'sebuah kamp militer dan lokasi produksi rudal presisi' di lembah Bekaa.

Dalam salah satu pernyataan resmi, militer Israel menyebutkan bahwa mereka telah menyerang sejumlah 'target teroris' di Bekaa secara spesifik. Target-target serangan ini termasuk sebuah kamp yang digunakan untuk melatih militan Hizbullah.

Selain itu, terdapat juga laporan bahwa fasilitas penyimpanan senjata Hizbullah di wilayah Nabatieh menjadi salah satu lokasi yang disasar dalam serangan tersebut.

Konteks dan Implikasi Gencatan Senjata

Meskipun ada kesepakatan gencatan senjata yang disepakati pada bulan November, serangan udara yang dilancarkan Israel tetap terjadi secara berkala di Lebanon. Ini menunjukkan adanya ketegangan yang terus berlanjut meskipun perjanjian damai telah dicapai.

Kesepakatan gencatan senjata seharusnya mencakup penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan dan pembubaran pasukan Hizbullah di wilayah tersebut. Namun, kenyataannya menunjukkan bahwa serangan yang merugikan ini melanggar ketentuan gencatan senjata yang telah disetujui.

Investigator internasional dan organisasi kemanusiaan terus mengawasi situasi di Lebanon untuk memastikan perjanjian tersebut dihormati dan korban jiwa dapat diminimalisir ke depannya.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU