NASA baru saja mengonfirmasi bahwa Bumi memiliki objek yang disebut 'Bulan kedua', meskipun keberadaan objek ini bersifat sementara.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Asteroid bernama 2025 PN7 ini mengorbit Bumi dan akan bertahan hingga tahun 2083.
Identifikasi Kuasi-Bulan
Asteroid 2025 PN7 ditemukan oleh University of Hawaii dengan ukuran antara 18 hingga 36 meter.
Objek ini diperkirakan telah mengorbit Bumi selama sekitar 60 tahun dan akan melanjutkan pergerakan ini hingga 2083.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Pergerakan dan Interaksi Gravitasi
Pergerakan asteroid 2025 PN7 merupakan hasil interaksi gravitasi antara Bumi dan Matahari, yang membuatnya berstatus sebagai 'kuasi-Bulan'.
Pada jarak terdekat, asteroid ini berada sekitar 4 juta kilometer dari Bumi, sementara pada jarak terjauh dapat mencapai 17 juta kilometer.
Pemahaman Baru tentang Tata Surya
Temuan mengenai 2025 PN7 menambah daftar kuasi-Bulan yang mengelilingi Bumi, dengan setidaknya ada delapan yang dikenal saat ini.
Masing-masing kuasi-Bulan ini memberi wawasan berharga tentang dinamika gravitasi serta interaksi asteroid dengan planet kita.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: