Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 18:02 WIB

Seruan Global: Tokoh Yahudi Minta Sanksi untuk Israel Terkait Gaza

Author

Seruan Global: Tokoh Yahudi Minta Sanksi untuk Israel Terkait Gaza

Lebih dari 450 tokoh Yahudi di seluruh dunia menuntut PBB untuk menghukum Israel atas dugaan tindakan genosida di Jalur Gaza, Palestina. Seruan ini disampaikan dalam sebuah surat terbuka yang ditandatangani oleh mantan pejabat Israel dan beberapa individu terkenal, termasuk pemenang Oscar.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Mereka menekankan bahwa pelanggaran hukum internasional oleh Israel harus ditangani dengan tegas. Surat ini juga menyerukan pemimpin dunia untuk mematuhi keputusan dari Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Pernyataan dan Dasar Hukum

Dalam surat yang dilansir The Guardian, para penandatangan menegaskan pentingnya hukum yang melindungi kehidupan manusia, yang merupakan respons awal terhadap Holocaust. Mereka menuturkan, 'Kami tidak lupa begitu banyak hukum, piagam, dan konvensi yang ditetapkan untuk melindungi dan menjaga seluruh kehidupan manusia.'

Mereka juga mengingatkan bahwa perlindungan tersebut telah dilanggar secara terus-menerus oleh Israel. Selain itu, surat menekankan perlunya pemimpin dunia mematuhi keputusan Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Surat tersebut mendorong tindakan untuk menghindari pelanggaran hukum internasional yang diakibatkan oleh transfer senjata. Di samping itu, pentingnya memastikan bantuan kemanusiaan yang memadai untuk Gaza juga menjadi sorotan utama para penandatangan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Seruan untuk Menolak Antisemitisme

Tak hanya membahas pelanggaran di Gaza, para tokoh yang menandatangani surat tersebut juga meminta masyarakat untuk menolak klaim antisemit yang tak berdasar. Mereka menulis, 'Solidaritas kami dengan Palestina bukanlah pengkhianatan terhadap Yudaisme, melainkan pemenuhan.'

Pentingnya prinsip bahwa menghancurkan satu nyawa setara dengan menghancurkan seluruh dunia diangkat dalam surat ini. Mereka menyerukan penghentian tindakan kekerasan yang menargetkan masyarakat sipil secara langsung.

Melalui surat ini, para penandatangan ingin menunjukkan bahwa dukungan terhadap keadilan dan perdamaian bukanlah hal yang keliru.

Kondisi di Gaza

Sejak Oktober 2023, Israel menjalankan serangan masif yang menyasar Palestina, dengan target yang mencakup warga sipil serta fasilitas sipil seperti rumah sakit dan kamp pengungsian. Menurut laporan, lebih dari 68.000 warga Palestina telah tewas akibat serangan ini.

Laporan lainnya menyebutkan 177.000 orang mengalami luka-luka dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi. Masyarakat internasional mengamati dengan cermat perkembangan ini.

Walaupun Israel dan Hamas sempat mencapai kesepakatan gencatan senjata, serangan terhadap Gaza oleh pasukan Zionis terus berlangsung dan melanggar perjanjian yang ada.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU