Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 11:27 WIB

Penyelidikan Kematian Mahasiswa Universitas Udayana: Apakah Bunuh Diri?

Author

Penyelidikan Kematian Mahasiswa Universitas Udayana: Apakah Bunuh Diri?

Polisi telah mengintensifkan penyelidikan terkait kematian mahasiswa Timothy Anugerah Saputra (21) di Universitas Udayana, Bali. Sejumlah saksi, termasuk teman sekelas dan dosen, telah diperiksa untuk mengungkap misteri di balik kejadian tersebut.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kombes Pol Ariasandy dari Polda Bali mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan indikasi bahwa korban mungkin tewas akibat bunuh diri.

Proses Penyelidikan yang Berlangsung

Sebanyak 21 saksi telah diperiksa oleh kepolisian untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai kejadian tersebut. Saksi-saksi ini mencakup teman-teman korban, dosen, hingga petugas kebersihan yang berada di lokasi saat kejadian.

Menurut Kombes Pol Ariasandy, selain memasukkan keterangan saksi, penyelidikan juga mengandalkan rekaman CCTV dari Gedung FISIP. Sayangnya, karena posisi kamera yang tidak mengarah ke lokasi, momen melompatnya korban tidak terekam.

"Posisi di lantai empat itu ada tiga CCTV dan dia statis, tidak cover lokasi di mana si korban ini diduga bunuh diri," ujarnya, memberikan gambaran tantangan yang dihadapi oleh penyidik dalam mencari bukti.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Pengumpulan Alat Bukti Lebih Lanjut

Dalam proses penyelidikan, handphone dan laptop milik korban menjadi alat bukti yang penting untuk diteliti. Awalnya, keluarga korban menolak menyerahkan perangkat tersebut, namun setelah upaya pendekatan, keduanya berhasil diserahkan.

"Handphone sama laptop itu, kan kemarin dari pihak keluarga tidak mau menyerahkan itu, tapi karena kita pendekatan ke keluarga, akhirnya diserahkan," jelas Ariasandy.

Kepolisian juga berusaha mendapatkan keterangan lebih dari ibu korban, meski pihak keluarga sebelumnya menunjukkan ketidakberdayaan dalam melaporkan peristiwa ini.

Dugaan Bullying dan Hubungan Keluarga

Kepolisian kini juga menyelidiki kemungkinan adanya bullying yang mungkin berkontribusi pada kematian korban. Namun, hingga saat ini, tidak ada bukti yang mendukung adanya perundungan yang terlibat.

"Yang jelas, sementara ini kesimpulan kita dari hasil lidik, kita duga kuat dia bunuh diri. Kemudian sampai saat ini, belum kita temukan adanya indikasi pembullyan," tegas Ariasandy.

Situasi keluarga korban pun menjadi perhatian; diketahui bahwa orangtuanya telah bercerai. Pelaporan kematian ini dilakukan oleh pihak ayah yang mengetahui berita melalui media.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU