Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 14:58 WIB

Kekecewaan John Terry: Impian Menjadi Pelatih Chelsea yang Belum Terwujud

Author

Kekecewaan John Terry: Impian Menjadi Pelatih Chelsea yang Belum Terwujud

Mantan kapten Chelsea, John Terry, mengungkapkan rasa kecewa karena belum mendapatkan kesempatan melatih meskipun banyak temannya yang telah sukses. Di usia 44 tahun, ia merasa impiannya untuk menjadi pelatih klub yang ia cintai semakin sulit tercapai.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Setelah pensiun sebagai pemain, Terry terlibat sebagai asisten pelatih di Aston Villa, namun pencarian position manajer masih menemui jalan buntu. Hal ini menambah ketidakpuasan atas kondisi yang sedang dihadapinya saat ini.

Karier Sepak Bola yang Cemerlang

John Terry adalah bek legendaris yang diakui sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Chelsea serta tim nasional Inggris. Selama berkarir, ia berhasil menyumbangkan 17 trofi untuk Chelsea dan mengakhiri karir bermainnya di Aston Villa.

Namun, langkahnya menuju dunia kepelatihan ternyata bukan tanpa hambatan. Meskipun rekan-rekannya seperti Frank Lampard dan Steven Gerrard sukses mendapatkan jabatan manajer, Terry justru belum menemukan kesempatan yang diharapkannya.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Pengalaman Kepelatihan yang Terbatas

Setelah pensiun, Terry bergabung dengan Aston Villa sebagai asisten pelatih di bawah arahan Dean Smith. Dalam perannya ini, mereka berhasil membawa Villa promosi ke Premier League dan mempertahankan posisi klub di liga tersebut.

Sayangnya, setelah meninggalkan Villa pada musim panas 2021, Terry mengalami kesulitan dalam menemukan posisi manajer. Meskipun sempat dihubungkan dengan beberapa klub, termasuk Newcastle United, semua usaha itu belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Antara Harapan dan Realitas

Dalam sebuah wawancara, Terry mengungkapkan, 'Saya tidak tahu apakah impian itu akan terjadi. Itu satu-satunya mimpi terakhir saya di Chelsea.' Ia merasa bahwa pengalamannya dalam membantu Villa promosi sudah seharusnya cukup untuk membuka peluang di klub lain.

Terry juga menyiapkan diri untuk berperan sebagai pelatih utama dan menikmati proses kepelatihan. Ia turut menyatakan kekecewaannya, 'Namun, ketika orang mengatakan saya kurang pengalaman, sulit untuk dipahami.' Selangkah lebih maju, Terry kini mulai menyadari bahwa mimpinya untuk menjadi pelatih Chelsea mungkin tidak akan terwujud.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU