Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk mengonsumsi kopi adalah di pagi hari. Penelitian yang dilakukan oleh Bielefeld University dan Warwick University ini dipublikasikan dalam jurnal Nature.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Studi ini melibatkan 236 orang dewasa muda selama empat minggu dan menemukan bahwa efek positif kopi paling terasa pada pagi hari.
Metode Penelitian dan Temuan
Dalam penelitian ini, para peserta diminta untuk melaporkan suasana hati mereka setelah mengonsumsi minuman berkafein dalam waktu 90 menit. Peneliti mengetahui bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara individu dengan konsumsi kafein yang berbeda, meskipun ada asumsi bahwa kafein berpengaruh negatif pada mereka yang cenderung cemas.
Justin Hachenberger, salah satu peneliti dari Bielefeld University, menjelaskan, 'Kami agak terkejut karena tidak menemukan perbedaan antara individu dengan tingkat konsumsi kafein yang berbeda.' Temuan ini menunjukkan bahwa efek kafein bisa bersifat universal, bukan hanya tergantung pada pola konsumsi individu.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Kafein dan Suasana Hati Pagi Hari
Studi ini menemukan bahwa kafein memiliki efek signifikan pada suasana hati, terlebih di pagi hari. 'Kafein bekerja dengan memblokir reseptor adenosin, yang dapat meningkatkan aktivitas dopamin di area otak utama,' ujar Profesor Anu Realo dari Warwick University.
Manfaat ini tidak hanya membuat seseorang lebih terjaga, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan. Penemuan ini mendorong peneliti untuk mengeksplorasi lebih jauh hubungan antara waktu konsumsi kafein dan pengaruhnya terhadap mood secara keseluruhan.
Risiko dan Peringatan dalam Konsumsi Kafein
Walaupun kafein dapat meningkatkan suasana hati, terdapat risiko ketergantungan serta efek samping dari konsumsi berlebihan. 'Meskipun kopi meningkatkan suasana hati, konsumsi kafein di sore hari dapat menyebabkan masalah tidur,' kata para peneliti.
Profesor Sakari Lemola juga menambahkan bahwa sekitar 80 persen orang dewasa di dunia mengonsumsi minuman berkafein, sehingga potensi risiko kesehatan menjadi perhatian serius dalam pola konsumsi ini.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: