Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 18:25 WIB

Perbedaan Gout Arthritis dan Rematik Biasa: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Perbedaan Gout Arthritis dan Rematik Biasa: Apa yang Perlu Diketahui?

Gout arthritis dan rematik biasa sering kali disalahartikan, padahal keduanya memiliki penyebab dan gejala yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting untuk penanganan yang tepat dan kualitas hidup yang lebih baik.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Banyak orang di Indonesia belum sepenuhnya paham mengenai gout dan rematik. Artikel ini akan membahas perbedaan mendasar antara keduanya dan bagaimana cara penanganannya.

Apa Itu Gout Arthritis?

Gout arthritis, atau asam urat, adalah kondisi yang terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat. Ketika kadar ini terlalu tinggi, asam urat dapat mengkristal dan menumpuk di sendi, menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

Gejala utama gout adalah nyeri hebat pada sendi, terutama jempol kaki, serta pembengkakan dan kemerahan. Serangan ini biasanya datang tiba-tiba, sering kali di malam hari, dan bisa berlangsung selama beberapa hari.

Makanan juga berperan dalam serangan gout. Beberapa makanan seperti daging merah, makanan laut, dan minuman manis yang mengandung fruktosa dapat meningkatkan risiko serangan yang lebih sering.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Apa Itu Rematik Biasa?

Rematik biasa, atau arthritis rheumatoid, adalah penyakit autoimun yang mengakibatkan peradangan pada sendi. Dalam kondisi ini, sistem imun justru menyerang jaringan sehat, menyebabkan kerusakan pada sendi dan jaringan di sekelilingnya.

Berbeda dengan gout, gejala rematik cenderung lebih menyebar, bukan hanya terfokus pada satu sendi. Penderitanya bisa mengalami nyeri, kaku, serta pembengkakan pada beberapa sendi secara bersamaan.

Mengelola rematik biasa sering kali memerlukan pengobatan jangka panjang, termasuk obat anti-inflamasi dan terapi fisik untuk menjaga fungsi sendi.

Perbedaan Penting Antara Gout dan Rematik

Salah satu perbedaan utama adalah penyebabnya. Gout disebabkan oleh tumpukan kristal asam urat, sedangkan rematik adalah masalah dengan sistem imun. Ini membuat pendekatan pengobatan untuk keduanya sangat berbeda.

Gejala juga berbeda; gout biasanya muncul secara tiba-tiba dan parah, sementara rematik cenderung berjalan lambat dan bertahap. Selain itu, rematik lebih sering terjadi pada wanita, sedangkan gout lebih banyak dialami oleh pria.

Dalam hal penanganan, gout lebih berfokus pada perubahan pola makan dan pengobatan untuk menurunkan kadar asam urat, sementara rematik lebih kompleks dan bisa memerlukan berbagai jenis terapi untuk mengatasi gejala.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU