Sabtu, 18 OKTOBER 2025 • 18:27 WIB

Dampak Tidur dengan Lampu Menyala: Mitos atau Fakta?

Author

Dampak Tidur dengan Lampu Menyala: Mitos atau Fakta?

Tidur dengan lampu menyala ternyata memengaruhi kualitas tidur kita, dan itu bukan sekadar mitos. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa cahaya dapat mengganggu pola tidur yang sehat dan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat

Dampak Cahaya Terhadap Kualitas Tidur

Paparan cahaya saat tidur dapat memengaruhi produksi hormon melatonin, yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur. Menurut penelitian, kualitas tidur seseorang bisa terganggu jika terkena cahaya, bahkan dalam jumlah kecil.

Hormon melatonin biasanya diproduksi saat malam hari dan menurun saat pagi. Ketika lampu menyala, produksi hormon ini bisa terhambat, membuat kita lebih sulit tidur lelap.

Para ahli menyarankan agar lingkungan tidur dijaga dalam kondisi gelap untuk mendukung kualitas tidur yang lebih baik. Tanpa cahaya, tubuh dapat lebih mudah bertransisi ke fase tidur yang dalam.

Pengaruh Terhadap Kesehatan

Tidur yang terganggu akibat cahaya bisa berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan. Misalnya, kurang tidur yang berkualitas dapat menyebabkan masalah seperti obesitas, diabetes, dan bahkan penyakit jantung.

Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Penelitian menunjukkan bahwa individu yang tidur dalam keadaan terang memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi dan gangguan kecemasan. Ini dikarenakan tidur yang tidak nyenyak dapat mempengaruhi kesehatan mental dan kondisi emosi.

Beberapa studi juga mengaitkan tidur dengan lampu menyala dengan gangguan metabolisme. Ketika kualitas tidur buruk, metabolisme tubuh bisa terganggu, yang berdampak pada penambahan berat badan.

Cara Menciptakan Lingkungan Tidur yang Ideal

Untuk meningkatkan kualitas tidur, penting untuk menciptakan lingkungan tidur yang gelap dan tenang. Menutup tirai atau menggunakan penutup mata bisa membantu mengurangi paparan cahaya.

Selain itu, penting juga untuk menghindari penggunaan gadget seperti ponsel atau tablet menjelang tidur. Layar elektronik memancarkan cahaya biru yang sangat mengganggu produksi melatonin.

Menggunakan lampu redup atau lampu tidur yang tidak terlalu terang juga bisa menjadi solusi untuk mereka yang merasa takut gelap. Pastikan agar tingkat cahaya tetap minim agar tidurnya tetap berkualitas.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU