Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membantu anak-anak yang mengalami stunting dan malnutrisi di Indonesia. Gagasan ini muncul dari pengalamannya selama berkeliling Indonesia saat kampanye pemilihan presiden.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dalam perbincangan dengan Steve Forbes di Jakarta, Prabowo menekankan pentingnya menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak demi masa depan yang lebih baik. Ia berbagi momen-momen yang membuatnya terkejut dengan kondisi anak-anak yang kurang gizi.
Motivasi Dibalik Program MBG
Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pengalamannya selama kampanye presiden menjadi pendorong utama untuk merancang program Makan Bergizi Gratis. Ia melihat banyak anak-anak yang pertumbuhannya tidak sesuai dengan usianya.
Salah satu pengalaman yang diingat Prabowo adalah ketika ia mengira seorang anak berusia empat tahun, tetapi anak tersebut ternyata berumur 10 tahun. Pengamatan tersebut menggambarkan seriusnya kondisi gizi anak-anak di tanah air.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Pengalaman Personal dan Kesadaran Sosial
Selama kampanye, Prabowo sangat terkesan dengan kemiskinan yang dialami masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kemiskinan membuat anak-anak hanya bisa mengandalkan nasi dan garam untuk makanan sehari-hari.
Pengalaman ini memberikan dorongan bagi Prabowo untuk menciptakan program yang bertujuan untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi yang diperlukan untuk tumbuh kembang yang optimal.
Implementasi dan Capaian Program MBG
Gagasan tentang MBG diusulkan oleh Prabowo pada tahun 2023 menjelang pencalonan di Pilpres 2024. Ia mencatat bahwa sebelumnya ada 77 negara yang memiliki program makanan gratis, dan Indonesia diharapkan tidak tertinggal.
Saat ini, MBG telah diluncurkan dan menjangkau sekitar 35,4 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui. Program ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting dan malnutrisi di negara ini.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: