Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 18:24 WIB

Perceraian Andre Taulany: Proses Ada dalam Pemikiran Matang

Author

Perceraian Andre Taulany: Proses Ada dalam Pemikiran Matang

Andre Taulany mengajukan perceraian dari Erin Wartia Trigina dengan alasan tidak merasakan cinta lagi. Kuasa hukum Andre menyatakan bahwa keputusan ini telah dipikirkan secara matang oleh kliennya.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Meskipun Erin berusaha mempertahankan hubungan, Andre telah menegaskan bahwa ia tidak bisa melanjutkan pernikahan mereka.

Keputusan Andre untuk Berpisah

Pada Rabu, 15 Oktober 2025, Galih Rakasiwi mengungkapkan bahwa Andre sudah tidak merasa cinta kepada Erin. Ia menambahkan bahwa hubungan mereka selama lebih dari 10 tahun rasanya tidak dapat dilanjutkan.

Galih menjelaskan, 'Ya namanya sudah tidak, tidak mau lagi bagaimana?' Menurutnya, Andre sudah berulang kali menyampaikan keinginannya untuk bercerai, baik secara lisan maupun tertulis.

Proses perceraian ini menjadi serius ketika Andre mengajukan permohonan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa. Selanjutnya, permohonan tersebut beberapa kali ditolak, namun Galih memastikan bahwa keputusan Andre kali ini bersifat final.

Menghindari Melibatkan Anak-anak

Salah satu keputusan yang diambil Andre dalam proses perceraian ini adalah tidak melibatkan anak-anak mereka. Ia percaya bahwa anak-anak cukup dewasa untuk menentukan pilihan mereka sendiri mengenai orang tua mereka.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

'Ya, justru tadi kan saya bilang, jadi anak-anak juga kalau tadi nanya anak, anak butuh kepastian,' ujar Galih.

Menurut Galih, Andre ingin memberikan kepastian dan tidak ingin menggantungkan keadaan, serta berharap Erin akan hadir di sidang mediasi selanjutnya.

Galih menegaskan pentingnya kepastian dalam situasi ini, mencerminkan harapan Andre untuk menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya.

Sejarah Perceraian yang Rumit

Andre Taulany pertama kali mengajukan permohonan cerai pada April 2024, tetapi permohonannya ditolak oleh majelis hakim dengan alasan dalil perselisihan tidak cukup kuat.

Setelah melakukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Agama pada September 2024 dan tetap gagal, Andre mengalami serangkaian penolakan.

Pada September 2025, Andre memindahkan permohonan perceraian ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan setelah beberapa kali mencobanya di lokasi lain.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU