Cuaca di berbagai wilayah Indonesia belakangan ini terasa panas meskipun saat ini sudah memasuki musim hujan. Fenomena ini memicu pertanyaan mengenai penyebab terjadinya kondisi seperti ini.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa pergeseran posisi Matahari ke selatan menjadi faktor utama yang menyebabkan cuaca terasa panas di beberapa daerah.
Pergeseran Posisi Matahari dan Dampaknya
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa posisi Matahari saat ini sudah bergeser ke sisi selatan Indonesia. Hal ini menyebabkan pertumbuhan awan hujan yang biasanya terjadi di wilayah selatan menjadi jarang.
Akibatnya, kurangnya awan yang bisa menutupi sinar Matahari langsung membuat suhu di beberapa daerah menjadi lebih tinggi. "Saat ini kenapa terlihat sangat panas? Karena di sisi selatan, Matahari sekarang itu udah bergeser," ungkap Guswanto.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kondisi tersebut berkontribusi pada kenaikan suhu yang dirasakan masyarakat. "Sehingga inilah yang terasa panas, tidak ada awan yang menutup sinar Matahari langsung," tuturnya.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Normalitas Suhu di Indonesia
Meskipun suhu terasa tinggi, Guswanto menegaskan bahwa suhu di Indonesia masih berada dalam batas normal. "Suhu maksimum ideal di Indonesia berkisar antara 31 hingga 34 derajat Celsius," jelasnya.
Sastia Frista, prakirawati cuaca BMKG, menambahkan bahwa suhu maksimum yang terpantau pada Minggu (12/10) mencapai 29-34 derajat Celsius di banyak daerah.
Ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan suhu, kondisi tersebut tidak berada di luar rentang normal yang biasa terjadi di Indonesia.
Potensi Hujan di Beberapa Wilayah
Kendati mengalami cuaca panas, BMKG juga menginformasikan bahwa beberapa wilayah di Indonesia tetap berpotensi mengalami hujan. Wilayah yang terdeteksi akan diguyur hujan ringan meliputi Kota Pekanbaru, Padang, dan Tanjung Pinang.
Di sisi lain, ada juga lokasi yang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang, seperti Kota Medan, Jambi, dan Merauke. Sementara itu, hujan disertai petir kemungkinan akan terjadi di Pontianak dan Banjarmasin.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat ini dan mengikuti informasi terbaru dari BMKG untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: