Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur melaporkan kemajuan signifikan dalam identifikasi korban tragedi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Hingga Senin (13/10/2025), dua jenazah berhasil diidentifikasi, menambah total korban yang teridentifikasi menjadi 55 dari 67 kantong jenazah yang diterima.
Kemajuan Identifikasi Korban
Kabiddokkes Polda Jawa Timur, Kombes Pol M. Khusnan Marzuki, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan untuk memastikan kepastian bagi keluarga korban.
Pada tanggal yang sama, dua kantong jenazah berhasil diidentifikasi dengan hasil yang sesuai dengan data ante mortem, yaitu Khafa Ahmad Maulana dan Irham Ghifari.
Dari total 67 kantong jenazah yang diterima, kini 55 di antaranya telah teridentifikasi, sementara delapan korban masih belum ditemukan dan sembilan kantong lainnya menunggu pemeriksaan.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Proses dan Metode Identifikasi
Proses identifikasi ini meliputi pemeriksaan DNA, pemeriksaan medis, serta kecocokan barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian untuk memastikan identitas jenazah.
Kombes Khusnan menekankan pentingnya kehati-hatian dan ketelitian dalam setiap langkah agar hasil yang diperoleh berdasarkan data dan teknik yang valid.
Tim DVI Polda Jawa Timur juga terus berkolaborasi dengan Pusdokkes Polri untuk mempercepat proses, dengan harapan hasil yang akurat dapat segera diberikan kepada keluarga.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Kombes Khusnan menyebutkan bahwa masih terdapat sembilan kantong jenazah yang menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, di mana beberapa di antaranya merupakan potongan tubuh.
Ia mengungkapkan harapan agar proses identifikasi dapat selesai dalam tiga hingga empat hari ke depan, tergantung pada kondisi sampel yang ada.
Dengan komitmen tim DVI dan dukungan instansi terkait, proses identifikasi dijalankan dengan profesionalisme tinggi untuk memberikan kepastian kepada seluruh keluarga korban.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: