Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 18:53 WIB

Hujan Meteor Draconid: Pertunjukan Spektakuler di Langit Malam

Author

Hujan Meteor Draconid: Pertunjukan Spektakuler di Langit Malam

Setiap awal Oktober, langit malam di belahan utara Bumi menampilkan pertunjukan menakjubkan berupa hujan meteor Draconid, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 8 Oktober 2025.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Hujan meteor ini muncul dari jejak debu komet 21P/Giacobini-Zinner, dan dapat disaksikan tanpa bantuan alat seperti teleskop.

Asal Usul Hujan Meteor Draconid

Hujan meteor Draconid dinamai sesuai dengan rasi bintang Draco, yang berarti naga dalam bahasa Latin. Fenomena ini tampak seolah berasal dari mulut naga yang tinggi di langit utara.

Berbeda dengan hujan meteor lainnya yang terbaik dilihat menjelang fajar, Draconid lebih ideal diamati setelah senja ketika rasi Draco mencapai puncaknya di cakrawala utara.

Aktivitas hujan meteor Draconid bersifat tidak menentu; di tahun-tahun biasa hanya sedikit meteor yang muncul setiap jam. Namun, pada tahun tertentu, Draconid bisa melepaskan ribuan meteor dalam waktu singkat.

Sejarah mencatat momen luar biasa dalam peristiwa ini, seperti pada tahun 1933 dan 1946, ketika ribuan meteor jatuh setiap jam akibat lonjakan aktivitas yang jarang terjadi.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Jadwal dan Waktu Terbaik untuk Mengamati

Puncak aktivitas hujan meteor Draconid tahun ini diperkirakan terjadi pada pukul 19.00 UTC, 8 Oktober 2025, atau sekitar pukul 02.00 WIB pada 9 Oktober 2025. Periode aktif dari fenomena ini berlangsung antara 6 hingga 10 Oktober 2025.

Waktu terbaik untuk mengamati adalah setelah gelap pada malam 8 Oktober, sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 waktu setempat. Namun, cahaya bulan purnama mungkin menghambat pengamatan dengan memudarkan kilatan meteor.

Oleh karena itu, disarankan untuk mencari lokasi dengan langit gelap yang minim polusi cahaya. Dalam kondisi optimal, pengamat bisa melihat hingga 10 meteor Draconid per jam, meski jumlah ini bisa bervariasi tergantung pada kondisi atmosfer.

Cara Menyaksikan Hujan Meteor Draconid

Menyaksikan hujan meteor Draconid tidak memerlukan teleskop atau alat khusus, hanya perlu kesabaran dan lokasi yang tepat dengan langit malam yang gelap. Dalam suasana tenang, disarankan untuk mematikan lampu di sekitar.

Pengamat disarankan memberi waktu pada mata untuk beradaptasi dengan kegelapan selama 15-20 menit. Dengan bersantai, mereka bisa menyaksikan keajaiban saat kilatan cahaya menembus langit.

Saat hujan meteor ini terlihat, setiap kilatan menawarkan pengalaman magis bagi mereka yang sabar menunggu di malam yang hening. Kerja sama antara kondisi yang baik dan kesabaran membuka pintu untuk menyaksikan keindahan langit malam.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU