Pertamina Patra Niaga menanggapi isu yang viral bahwa BBM Pertalite mengandung etanol, dan menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dalam pernyataan resmi, Pertamina memastikan bahwa Pertalite murni dari campuran hidrokarbon eks kilang, tanpa tambahan etanol.
Klarifikasi Pertamina tentang Kandungan Pertalite
Pertamina Patra Niaga, melalui Pj. Corporate Secretary Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa Pertalite tidak mengandung etanol. 'Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh produk BBM, termasuk Pertalite, diproduksi dan didistribusikan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah,' ungkapnya.
Roberth melanjutkan bahwa informasi yang beredar di media sosial telah menyebabkan kesalahpahaman. Salah satunya dari eksperimen mencampurkan Pertalite dengan air, yang disalahartikan sebagai indikasi adanya etanol.
Dia menjelaskan, 'Bensin bersifat non-polar dan tidak bisa bercampur dengan air yang bersifat polar. Lapisan yang muncul di bawah hanyalah air, sementara di atasnya gasoline.' Ini adalah reaksi alami yang bisa terjadi pada semua jenis bensin.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Reaksi Publik dan Penyebaran Informasi Salah
Kepala bagian komunikasi Pertamina mengingatkan bahwa eksperimen tanpa pengawasan tidak dapat dijadikan dasar ilmiah. Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Roberth menegaskan bahwa menjaga kualitas dan keamanan produk BBM adalah prioritas utama. Proses pengawasan dilakukan secara ketat agar masyarakat mendapatkan bahan bakar berkualitas terbaik.
Lebih lanjut, Pertamina meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama dari media sosial. 'Kita harus bijak dan kritis terhadap informasi yang beredar,' tambah Roberth.
Komitmen Pertamina terhadap Kualitas Produk
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga kualitas serta keamanan produk BBM di seluruh Indonesia. Proses kontrol mutu diterapkan secara ketat dari produksi hingga distribusi.
Dengan pengawasan berlapis, Pertamina berupaya agar masyarakat selalu mendapatkan produk yang memenuhi standar. Ini adalah bagian dari tanggung jawab mereka sebagai penyedia bahan bakar.
Pertamina juga menyerukan masyarakat untuk berperan dalam mencegah penyebaran informasi tidak akurat. 'Hati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama dari sumber yang tidak resmi,' tutup Roberth.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: