Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 12:13 WIB

Dua SPBU Swasta Batalkan Pembelian BBM dari Pertamina Akibat Kandungan Etanol

Author

Dua SPBU Swasta Batalkan Pembelian BBM dari Pertamina Akibat Kandungan Etanol

Dua SPBU swasta, BP dan Vivo, mengambil langkah drastis dengan membatalkan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina. Keputusan ini diambil karena kandungan etanol yang terdapat dalam produk Pertamina.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Dari hasil uji laboratorium, kandungan etanol pada BBM Pertamina tercatat mencapai 3,5 persen, lebih rendah dibandingkan Pertamax Green yang mengandung 5 persen.

Keputusan SPBU Swasta Membatalkan Pembelian

Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan bahwa Vivo telah membatalkan kesepakatan untuk membeli 40 ribu barel base fuel dari Pertamina. Hal ini terjadi setelah Vivo semula setuju dengan pembelian tetapi akhirnya tidak disepakati lagi karena keberadaan etanol dalam produk tersebut.

Pembatalan ini menjadi sorotan karena menunjukkan dampak bahan bakar yang diproduksi oleh Pertamina terhadap keputusan bisnis SPBU swasta. Dengan tidak adanya kesepakatan, Vivo dan BP kini harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan BBM mereka.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Dampak Etanol pada Kinerja Mesin Kendaraan

Penggunaan etanol dalam campuran BBM berdampak pada efisiensi kendaraan. Etanol diketahui memiliki nilai energi lebih rendah dibandingkan bensin murni, yang bisa mengakibatkan penurunan kinerja mesin.

Berdasarkan informasi dari Bell Performance, nilai energi dalam bahan bakar sangat dipengaruhi oleh jumlah ikatan karbon. Molekul bensin yang memiliki lebih banyak ikatan karbon memberikan potensi energi yang lebih besar dibandingkan etanol.

Konsekuensi Lain dari Kehadiran Etanol

Lebih jauh lagi, etanol juga dapat menyerap air yang berpotensi menyebabkan korosi dan penyumbatan dalam sistem bahan bakar. Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi pemilik kendaraan yang mengandalkan kualitas BBM untuk performa mesin mereka.

Akumulasi air dalam tangki penyimpanan bisa menyebabkan banyak masalah, termasuk penurunan kualitas bahan bakar dan kerusakan mesin. Oleh karena itu, keberadaan etanol dalam bahan bakar menjadi isu yang serius bagi industri otomotif.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU