Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 17:05 WIB

Kemendagri Tegur Gubernur Sumatra Utara Soal Inflasi Tertinggi di Indonesia

Author

Kemendagri Tegur Gubernur Sumatra Utara Soal Inflasi Tertinggi di Indonesia

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan peringatan kepada Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, setelah inflasi di daerahnya mencapai 5,32 persen, tertinggi di Indonesia.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menyatakan perlunya perhatian khusus dari gubernur-gubernur untuk mengatasi masalah inflasi yang meningkat ini.

Inflasi Sumatra Utara dan Respons Kemendagri

Kemendagri menyampaikan keprihatinan mengenai inflasi yang meningkat tajam di Sumatra Utara dan meminta langkah-langkah strategis dari para gubernur, termasuk Bobby Nasution.

Tomsi Tohir mengingatkan bahwa 'Kami mohon menjadi perhatian para gubernur, khususnya 10 provinsi tertinggi,' menunjukkan urgensi situasi ini.

Data menunjukkan bahwa provinsi lain seperti Papua Pegunungan, meski dengan tantangan geografi, memiliki inflasi lebih rendah yaitu 3,55 persen. Ini menunjukkan bahwa manajemen dan kebijakan sangat berperan penting.

Tomsi juga menekankan, 'Teman-teman kepala daerah dan pemerintah daerah harus bekerja keras, daerah yang merah-merah ini. Kenapa? Karena yang lain bisa, gitu loh, yang lain bisa (menekan inflasi).'

Tindakan Nyata yang Diperlukan

Kemendagri menyoroti pentingnya evaluasi kinerja dinas-dinas oleh para kepala daerah. Tomsi menegaskan bahwa, 'Bagi kepala daerah, kalau umpamanya dinas-dinasnya tidak bergerak, mungkin selayaknya untuk dievaluasi.'

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Ada keharusan untuk melakukan upaya nyata dalam mengatasi inflasi, bukan sekadar mengandalkan faktor eksternal. Tomsi menambahkan, 'Kita bekerja di sini setiap minggu meluangkan waktu 3 jam untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.'

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat inflasi yang tinggi di Sumatra Utara, dengan data untuk September 2025 menunjukkan 2,65 persen secara year on year. Sumatra Utara menjadi provinsi teratas dengan inflasi 5,32 persen.

Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS, mencatat bahwa sektor perawatan pribadi dan jasa lainnya menunjukkan inflasi terbesar dengan kenaikan harga mencapai 9,59 persen.

Analisis Penyebab Inflasi Tinggi

Kenaikan harga dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga berkontribusi pada inflasi tahunan sebesar 5,01 persen. Ini menandakan bahwa penyelesaian masalah inflasi memerlukan pendekatan menyeluruh.

Kenaikan harga emas turut memperburuk situasi inflasi di berbagai daerah. Inflasi 2,65 persen merupakan masalah serius yang harus ditangani oleh setiap pemerintah daerah.

Teguran yang diberikan Kemendagri tidak hanya ditujukan untuk Sumatra Utara tetapi juga sembilan gubernur lainnya yang mengalami masalah serupa. Harapannya, strategi pengendalian inflasi yang proaktif dapat meringankan beban masyarakat.

Kemendagri optimis bahwa dengan langkah-langkah yang tepat, tingkat inflasi yang tinggi dapat ditekan dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalisasi.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU