Aktris dan aktivis sosial Wanda Hamidah mengumumkan kegagalannya dalam melanjutkan pelayaran ke Gaza yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Setelah 31 hari berlayar, ia menyampaikan kekecewaan melalui video di Instagram, menegaskan niatnya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Kegagalan Misi Pelayaran ke Gaza
Wanda Hamidah, yang kini berada di kapal Nusantara, menyatakan kekecewaannya setelah penyelenggara tidak memberikan izin untuk melanjutkan perjalanan.
Kapal Nusantara membawa 11 aktivis dari enam negara yang berharap bisa menembus blokade Gaza.
"Mungkin ini adalah akhir dari perjalanan saya berlayar ke Gaza. Saya sangat bersedih hati... tapi qadarullah mungkin saya harus kembali ke Indonesia," ungkap Wanda.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Tekad untuk Kembali
Walaupun misi ini berakhir, Wanda menegaskan niatnya untuk kembali dengan armada yang lebih kuat.
"Insyaallah kita akan punya kapal sendiri yang lebih hebat lagi... Kita akan punya pejuang-pejuang Indonesia yang sudah muak melihat penjajahan," ujar Wanda.
Kekuatannya untuk terus berjuang demi Palestina mencerminkan semangat solidaritas yang tinggi.
Global Sumud Flotilla: Misi dan Latar Belakang
Global Sumud Flotilla adalah upaya internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan menembus blokade Gaza.
Sejarah mencatat aksi serupa sebelumnya seperti Freedom Flotilla 2010 yang berujung pada pembantaian aktivis oleh militer Israel.
Istilah 'sumud' dalam bahasa Arab berarti keteguhan, yang merepresentasikan perlawanan tanpa kekerasan terhadap penindasan yang dialami oleh rakyat Palestina.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: