Sunlight therapy atau terapi sinar matahari semakin populer sebagai solusi untuk mendapatkan Vitamin D yang optimal. Melakukan kebiasaan berjemur selama 10 menit di pagi hari dipercaya dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Vitamin D memiliki peran krusial dalam tubuh, seperti dalam penyerapan kalsium dan peningkatan sistem kekebalan. Dengan praktik berjemur yang tepat, seseorang dapat memanfaatkan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh sinar matahari.
Manfaat Vitamin D bagi Kesehatan
Vitamin D memiliki andil besar dalam kesehatan tulang, karena membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dengan baik. Selain itu, studi menunjukkan bahwa Vitamin D berkontribusi dalam peningkatan kesehatan sistem imun.
Sumber utama Vitamin D adalah melalui paparan sinar matahari. Ketika kulit terkena sinar UVB, proses alami produksi Vitamin D berlangsung, yang dapat disimpan dalam tubuh untuk digunakan di kemudian hari.
Kekurangan Vitamin D dapat memicu berbagai isu kesehatan, mulai dari osteoporosis, gangguan autoimun, hingga meningkatkan risiko infeksi. Oleh sebab itu, memastikan asupan Vitamin D yang cukup sangatlah penting.
Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Teknik Berjemur yang Efektif
Berjemur selama 10 menit antara pukul 07.00 hingga 09.00 adalah praktik yang dianjurkan. Waktu tersebut dianggap ideal karena sinar matahari tidak terlalu menyengat, mengurangi risiko terbakar kulit.
Saat berjemur, disarankan untuk tidak menggunakan sunscreen di area yang akan terkena sinar matahari, karena pemakaian sunscreen dapat menghambat produksi Vitamin D. Namun, penting untuk melindungi area kulit yang tidak berjemur dari paparan sinar matahari langsung.
Cuaca juga memegang peranan penting dalam aktivitas ini. Hari yang cerah dapat memberikan manfaat maksimal untuk mendapatkan Vitamin D dari sinar matahari.
Risiko dan Pertimbangan dalam Berjemur
Meskipun banyak manfaatnya, berjemur juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan. Terlalu banyak paparan sinar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit, seperti melanoma.
Durasi berjemur perlu diperhatikan dengan bijaksana. Individu dengan jenis kulit tertentu lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV, sehingga berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai kebiasaan berjemur adalah langkah yang bijak.
Selain berjemur, Vitamin D juga dapat diperoleh melalui makanan seperti ikan berlemak, telur, dan produk susu yang diperkaya Vitamin D. Mengombinasikan berbagai sumber Vitamin D ini sangat dianjurkan untuk hasil yang optimal.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: