Jumat, 26 SEPTEMBER 2025 • 21:53 WIB

Penetapan Awal Ramadan 1447 H Oleh Muhammadiyah

Author

Penetapan Awal Ramadan 1447 H Oleh Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Ketetapan ini diambil berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal yang diluncurkan oleh Muhammadiyah.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Keputusan yang dikeluarkan melalui peninjauan data astronomis ini memperbarui informasi sebelumnya yang menyebutkan awal Ramadan pada tanggal 19 Februari 2026.

Perincian Penetapan Awal Ramadan

Dalam Maklumat No. 01/MLM/I.1/B/2025, Muhammadiyah menyatakan bahwa '1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 Masehi.' Penetapan ini menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalani ibadah puasa.

Selain Ramadan, Muhammadiyah juga mengumumkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1447 H akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Ini penting untuk membantu umat merencanakan berbagai kegiatan sosial selama bulan suci.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Dasar Penetapan Melalui Parameter Astronomis

Untuk menentukan awal Ramadan dan Syawal, Muhammadiyah menggunakan dua parameter utama berdasarkan Keputusan Tanfidz Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 86/ΚΕΡ/1.0/Β/2025. Salah satunya adalah ketinggian bulan minimum 5 derajat saat matahari terbenam.

Namun, hasil perhitungan menunjukkan syarat pertama tidak terpenuhi untuk bulan Ramadan 1447 H. Meskipun demikian, parameter kedua yang memperhitungkan kondisi astronomis pasca pukul 24.00 UTC di Selandia Baru dinyatakan valid.

Perbedaan dengan Penetapan Pemerintah

Perlu diingat bahwa penetapan awal Ramadan oleh Muhammadiyah berbeda dengan keputusan pemerintah. Kementerian Agama Republik Indonesia akan mengkonfirmasi tanggal resmi 1 Ramadan dan Idul Fitri 1447 H melalui sidang isbat yang dilakukan menjelang bulan suci.

Variasi dalam penetapan awal bulan Muslim ini menunjukkan pentingnya komunikasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah untuk menjaga kesepahaman di kalangan umat Islam.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU