Perseteruan antara Indah Permatasari dan ibunya, Nursyah, kembali mencuri perhatian publik setelah viral di media sosial. Nursyah mengungkapkan emosinya terkait anaknya yang dianggap berubah setelah menikah dengan Arie Kriting.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Sindiran-sindiran yang dilontarkan oleh Nursyah mengenai kehidupan anaknya menarik perhatian khalayak dan memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang merasa penasaran dengan hubungan antara ibu dan anak ini.
Sindiran Nursyah di Media Sosial
Nursyah kembali membuat heboh di dunia maya dengan pernyataannya yang menyentil kehidupan pribadinya dan anaknya, Indah Permatasari. Dalam unggahan yang beredar, Nursyah mengungkapkan ketidakpuasannya dengan menyebut, "Idih, mau cemburu, iri sama dia (Indah Permatasari dan Arie Kriting) buat apa? Mobil saja mobil bekas, rumah masih cicil apalagi itu tukang sandal, tukang sihir."
Pernyataan tersebut menjadi viral dan memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang merasa penasaran dengan hubungan ibu dan anak ini, sementara yang lain menyayangkan perdebatan publik yang seharusnya bisa diselesaikan secara pribadi.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Kekecewaan Nursyah Terhadap Perubahan Indah
Nursyah mengungkapkan bahwa ia memilih diam selama ini demi menjaga aib keluarganya. Namun, ketidakpuasan mulai muncul akibat perilaku Indah setelah berhubungan dengan Arie Kriting.
"Hei, Indah Permatasari dari 2018 sampai 2020... Kamu sudah tidak bisa lagi antar saya terima," keluhnya saat menyampaikan kekecewaannya. Ia merasa jengkel karena Indah tidak mendengar nasihatnya, bahkan sampai menolak untuk berkomunikasi dengan baik.
Dalam ungkapan emosionalnya, ia menuturkan, "Lalu, berhari-hari, berminggu-minggu sampai berbulan-bulan, kau tidak bisa lagi dinasehatin...".
Respon Nursyah terhadap Pembelaan Netizen
Nursyah juga merasa kesal dengan netizen yang terus membela Indah dan Arie Kriting. "Heh, kalian itu tahu apa tentang Indah Permatasari dan si Brekele... Saya diam membisu sampai dia kawin," ujarnya, menegaskan bahwa ia sudah mencoba mengizinkan putrinya menikah walaupun menghadapi berbagai kesulitan.
Ia merasa kesedihan dan kebingungan, terutama saat mengungkapkan bahwa ia tidak diberikan kesempatan untuk mengatur pengajian putrinya. "Dia meminta izin, saya kasih izin tetapi ada kah pengajian di rumah saya? Malah saya jelaskan, dia mengamuk," tutupnya.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: