Proses mediasi perceraian antara Eza Gionino dan Meiza Aulia berlangsung di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, dan menghasilkan kesepakatan mengenai hak asuh anak dan nafkah.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Mediasi ini menjadi pertemuan pertama mereka setelah sebulan tanpa komunikasi, dan kesepakatan ini membawa perubahan signifikan dalam kehidupan mereka dan anak-anak.
Proses Mediasi dan Kesepakatan
Proses mediasi yang berlangsung di Pengadilan Agama Cibinong menghasilkan keputusan penting mengenai hak asuh anak-anak Eza Gionino dan Meiza Aulia. Menurut Rendi Rumapea, kuasa hukum Meiza, mereka sepakat bahwa hak asuh anak akan diberikan kepada Meiza, serta mencakup nafkah yang akan ditanggung oleh Eza.
Rendi menyatakan, "Jadi sudah ada sebagian kesepakatan, sepakat untuk perceraian juga ya, sepakat untuk hak asuh anak ada di Mbak Echa atau klien kami dan juga terkait nafkah anak juga." Ia menambahkan bahwa perincian mengenai nominal nafkah belum dapat diungkapkan karena sesuai dengan kemampuan Eza.
Mediasi ini berlangsung cukup lama dikarenakan Eza dan Meiza tidak berkomunikasi selama sebulan terakhir. Rendi menekankan bahwa sesi ini menjadi wadah untuk menyampaikan keinginan mereka dan mempertimbangkan masa depan anak-anak.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Akses Eza kepada Anak
Meskipun hak asuh anak disepakati jatuh kepada Meiza, Eza diberikan akses untuk bertemu tanpa ada batasan. Rendi menyatakan, "Jadi memang pada intinya dari sisi Mbak Echa tetap kooperatif, bahwa anak-anak juga harus butuh yang namanya figur seorang ayah dalam hal tumbuh kembangnya nanti."
Selama sebulan terakhir, Eza tidak bertemu anak-anaknya karena situasi tersebut. Rendi mengungkapkan bahwa kliennya masih memerlukan ruang sembari menunggu keputusan final dari perceraian ini, tetapi tetap berkomitmen untuk kehadiran dalam kehidupan anak-anak.
Menurut Rendi, tidak ada batasan waktu dalam pertemuan tersebut, sehingga Eza bisa berpartisipasi lebih aktif dalam kehidupan buah hati mereka.
Latar Belakang Perceraian
Eza Gionino menghadapi gugatan perceraian yang diajukan oleh istrinya, Meiza Aulia Coritha, di Pengadilan Agama Cibinong pada 3 September 2025. Menurut keterangan dari Humas Pengadilan, gugatan tersebut telah terdaftar secara resmi, dan Meiza bertindak sebagai penggugat.
Eza menyatakan bahwa perceraian ini murni berkaitan dengan masalah komunikasi internal, tanpa adanya isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau perselingkuhan. Mereka telah menjalani kehidupan rumah tangga selama tujuh tahun dengan tiga orang anak, yang masing-masing lahir pada tahun 2019, 2021, dan 2022.
Eza Gionino dikenal luas sebagai aktor sinetron, dengan banyak karya yang mendapatkan perhatian publik, termasuk "Bawang Putih Bawang Merah" (2007) dan "Cinta Setelah Cinta" (2022).
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: