Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 11:17 WIB

Satu Santri Meninggal Diduga Terinfeksi Cacar Monyet di Kepulauan Meranti

Author

Satu Santri Meninggal Diduga Terinfeksi Cacar Monyet di Kepulauan Meranti

Satu santri di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terinfeksi cacar monyet. Kejadian ini melibatkan empat santri yang terinfeksi, di mana dua di antaranya masih dalam pemantauan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, mengonfirmasi bahwa korban meninggal setelah menerima perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Meranti.

Kasus Cacar Monyet di Pesantren

Di sebuah pesantren di Selatpanjang, satu santri mengalami gejala mirip cacar monyet dan meninggal dunia pada Jumat (19/9/2025) lalu. Menurut Ade Suhartian, gejala yang terlihat antara lain ruam di kulit dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Dua santri lainnya yang juga menunjukkan gejala serupa masih dalam pengawasan dan berstatus sebagai suspek. Penyelidikan epidemiologi sedang dilakukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

Ade menekankan bahwa hasil laboratorium dari Pekanbaru masih ditunggu untuk memastikan apakah infeksi tersebut benar disebabkan oleh cacar monyet. Penanganan cepat diharapkan dapat memberikan kejelasan dan mengurangi kecemasan di masyarakat.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi

Respons Pemerintah Daerah

Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, memastikan bahwa laporan mengenai empat santri yang terinfeksi cacar monyet benar adanya. Ia menjelaskan bahwa satu pasien meninggal, satu masih dirawat, dan dua santri lainnya telah dipulangkan.

Bupati Asmar telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Meranti untuk segera mengambil tindakan yang diperlukan. Jika fasilitas kesehatan setempat tidak memadai, pasien akan dirujuk ke Pekanbaru.

Pemerintah daerah juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kebersihan. Masyarakat diingatkan untuk segera memeriksakan diri jika merasakan gejala seperti demam, ruam, atau pembengkakan kelenjar.

Langkah-langkah Pencegahan

Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti telah mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko penyebaran cacar monyet. Salah satu langkah yang diambil adalah mengadakan surveilans dan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat di sekitar pesantren.

Petugas kesehatan juga melakukan vaksinasi di lokasi strategis untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap infeksi. Penekanan pada pentingnya kebersihan dan kesehatan pribadi adalah fokus utama dalam mengantisipasi penyebaran virus.

Selama proses pemantauan berlangsung, masyarakat setempat diminta untuk melaporkan setiap gejala mencurigakan kepada petugas kesehatan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat penanganan dan mencegah kasus baru.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU