Senin, 19 MEI 2025 • 21:45 WIB

RS Indonesia di Gaza Hancur karena Serangan Tentara Israel

Author

Pemboman di Jalur Gaza (Foto: Istimewa)

HYPEVOX – Belum lama ini perjalanan kemanusiaan di Jalur Gaza kembali menghadapi situasi yang sangat mengkhawatirkan. RS Indonesia, yang selama ini berperan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Gaza, mengalami kerusakan parah akibat serangan tentara Israel.

Menurut laporan dari MER-C (Medical Emergency Committee), kondisi rumah sakit semakin kritis dengan aksi militer yang berkepanjangan. Sekitar 30 pasien dan 15 staf medis terjebak di dalam rumah sakit, tak bisa keluar karena situasi yang tidak aman.

Serangan yang Menghancurkan

Serangan yang terjadi pada 18 Mei itu melibatkan sekitar 500 tentara Israel yang mengepung RS Indonesia. Dalam kondisi darurat seperti ini, bangunan yang seharusnya menjadi tempat perlindungan untuk penyembuhan justru menjadi sasaran.

MER-C melaporkan banyak alat medis yang tertimpa reruntuhan bangunan, dengan kondisi kamar perawatan intensif dan ruang gawat darurat yang terkena dampak serius. Kaca-kaca jendela pecah dan plafon berserakan, jelas membuat layanan medis terganggu. Ini bukan sekadar serangan; ini adalah serangan yang terencana dan tanpa peringatan yang melanggar hukum humaniter internasional.

Panggilan untuk Menghentikan Kekerasan

MER-C tidak tinggal diam. Mereka mendesak Israel untuk segera menghentikan serangan yang menyebabkan semakin parahnya kerusakan di RS Indonesia. Pihak MER-C menekankan pentingnya perlindungan terhadap fasilitas medis dan staf kesehatan, serta kewajiban internasional untuk menghormati perawatan medis.

Adanya penghadangan terhadap akses ke rumah sakit menunjukkan betapa mendesaknya situasi kemanusiaan di Gaza. Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran serius dan harus segera dihentikan.

Dukungan untuk Pelayanan Medis

Meskipun dalam situasi yang suram, MER-C menjanjikan dukungan berkelanjutan terhadap pelayanan medis dan renovasi RS Indonesia. Mereka tetap berusaha memberikan perawatan terbaik bagi pasien meskipun dengan berbagai keterbatasan akibat kerusakan yang terjadi.

Dalam waktu yang sama, mereka juga mendesak agar blokade makanan dibuka sehingga bantuan dapat disalurkan ke seluruh warga Gaza.

Tekanan Internasional untuk Gencatan Senjata

Situasi di Gaza menjadi perhatian banyak pihak. Presiden Prabowo Subianto menekankan, Indonesia dan Thailand mendorong gencatan senjata untuk menghentikan kekerasan dan krisis kemanusiaan yang berlangsung.

Pertemuan antara kedua negara ini menunjukkan kepedulian internasional terhadap perlunya keamanan dan keadilan di kawasan tersebut. Adanya akses bantuan kemanusiaan juga diharapkan dapat segera terwujud demi memulihkan kondisi masyarakat Gaza.

Apa Langkah Selanjutnya?

Dengan adanya semua laporan ini, tak bisa dipungkiri bahwa situasi medis di Gaza, khususnya di RS Indonesia, sangat mendesak. Masyarakat internasional diharapkan dapat memberikan perhatian lebih kepada apa yang terjadi di sana.

Zamannya aktivitas sosial dan informasi saling terhubung, penting bagi kita untuk terus memperhatikan dan mendukung upaya penyelesaian masalah kemanusiaan ini. Mari kita bersuara dan berdiri bersama untuk kemanusiaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU