Selasa, 20 MEI 2025 • 17:46 WIB

Kode ‘Jatah’ Komisi di Kasus Judol Kominfo, Budi Arie Minta 50%

Author

Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi. (Foto: Istimewa)

HYPEVOX – Belakangan ini, nama Budi Arie Setiadi mencuat dalam pemberitaan. Kabarnya, Menteri Koperasi ini terlibat dalam sebuah kasus yang bikin heboh, yaitu pengamanan situs judi online atau yang biasa kita denger dengan istilah ‘judol’.

Dianggap sebagai pihak yang mendapat jatah dari tarif pengamanan situs judol, Budi Arie dituduh menerima jatah 50 persen dari setiap website yang dijaga. Nah, berangkat dari sini, banyak yang penasaran, kok bisa sih seorang menteri terlibat dalam kasus semacam ini?

Kronologi Kasus Pengamanan Situs Judol

Mari kita lihat dari awal. Dalam dakwaan resmi yang dibacakan, disebutkan bahwa Budi Arie berada di tengah-tengah skema jahat ini. Berkali-kali dalam percakapan yang terungkap, terungkap bahwa sejatinya ada enak-enakan di balik bisnis yang merugikan banyak orang ini.

Dikatakan, tarif untuk menjaga satu situs judi online mencapai Rp8 juta per bulan. Dan, Budi Arie diklaim menaungi satu jumlah situs yang cukup menggiurkan. Bayangkan, dengan 50 persen jatah dari setiap situs, pasti ini jadi sumber income yang besar ya!

Siapa Saja Yang Terlibat?

Dalam kasus ini, ada beberapa nama yang juga disebutkan. Nama Zulkarnaen Apriliantony muncul sebagai penghubung antara pelaku dan pihak Kementerian Kominfo.

Selain itu, ada juga Adhi Kismanto dan Muhjiran alias Agus yang berperan dalam skema ini. Mereka ini seperti jaring laba-laba yang menghubungkan semua pihak di balik layar untuk menjaga situs-situs tersebut agar tetap beroperasi tanpa gangguan. Duh, makin rumit aja ya!

Mengapa Budi Arie Terlibat?

Ada yang bilang bahwa Budi Arie sebetulnya tidak terlalu terlibat langsung dalam pengamanan situs, tapi namanya justru diseret-suruk ke dalam kasus ini. Peran JPU yang membacakan dakwaan memang menciptakan gambaran seolah-olah Budi Arie seperti nakhoda kapal yang mengarahkan jalannya pengamanan situs judi.

Menariknya, Budi Arie sendiri telah menyangkal semua tuduhan ini. Dia mengatakan tidak pernah meminta atau menerima aliran uang dari praktik judi online tersebut. Gimana bisa dibuktikan ya?

Reaksi Publik dan Projo

Seperti biasanya, jika ada skandal yang melibatkan nama besar, pastinya publik langsung bereaksi. Organisasi Projo pun angkat suara, mempertanyakan kejelasan tentang posisi Budi Arie dan apakah dia benar-benar terlibat.

Mereka mendesak agar masyarakat tidak langsung percaya pada pemberitaan dan meminta penegasan dengan memeriksa fakta yang ada. Beberapa pihak pun mencurigai ada permainan belakang layar yang ingin menyudutkan Budi Arie, yang katakanlah bukan sosok tanpa masalah sebelumnya.

Apa Langkah Selanjutnya?

Saat ini, kasus ini masuk ke dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Mudah-mudahan saja ya, semua fakta dapat terungkap dengan jelas. Publik pun sangat berharap agar siapapun yang terlibat bisa dimintai pertanggungjawaban.

Tak hanya Budi Arie, tapi juga nama-nama lain yang turut terlibat dalam drama ini. Kasus ini bisa jadi pelajaran penting untuk membongkar praktik kotor yang merugikan banyak orang dan memastikan keadilan diberikan. Kita semua berharap agar hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU