Senin, 26 MEI 2025 • 21:36 WIB

Terungkap, Segini Beda Pajak antara Mobil Listrik BYD dan Wuling di RI

Author

Mobil Listrik BYD Sealion 7. (Foto: BYD)

HYPEVOX – Dalam beberapa tahun terakhir, mobil listrik semakin menjadi tren di Indonesia. Berbagai produsen, mulai dari Hyundai hingga Wuling, berlomba-lomba menawarkan kendaraan ramah lingkungan ini.

Masyarakat kini semakin menyadari pentingnya mobilitas yang lebih bersih dan efisien. Dengan berbagai pilihan yang ada, konsumen bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan budget mereka.

Pajak Mobil Listrik: Kenapa Beda-beda?

Meskipun semua kendaraan ini menggunakan tenaga listrik, pajak yang dikenakan ternyata berbeda-beda. Ini tentu bikin kita penasaran, apalagi bagi para calon pembeli yang ingin mendapatkan kendaraan dengan biaya pemeliharaan yang terjangkau.

Menurut Kementerian Perindustrian, mobil dari merek seperti Wuling, Hyundai, dan MG memiliki beban pajak yang lebih rendah dibandingkan BYD, VinFast, dan AION.

Rincian Pajak Berdasarkan Merek

BYD dan beberapa merek seperti Geely dan VinFast dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) yang lebih tinggi, yaitu 12%. Sedangkan untuk Wuling dan Hyundai, pajak yang dikenakan cenderung lebih ramah di kantong.

Menariknya, meskipun beberapa mobil ini bebas dari pajak barang mewah (PPnBM), mereka tetap harus membayar PPN yang lebih besar jika dibandingkan merek lain.

Komitmen Produksi Dalam Negeri: Apa Maksudnya?

Merek seperti BYD, AION, dan Geely tidak hanya menjual mobil secara utuh, tetapi mereka juga berkomitmen untuk merakit kendaraan di dalam negeri. Tujuannya adalah untuk mendukung industri otomotif lokal dan tentunya untuk memberikan pilihan yang lebih baik bagi konsumen.

BYD sendiri tengah membangun pabrik di Subang yang rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2026. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat kehadiran mereka di pasar Indonesia.

Mengapa Ini Penting untuk Konsumen?

Bagi konsumen, memahami perbedaan pajak ini sangat penting. Pajak yang lebih rendah bisa berarti biaya yang lebih terjangkau untuk pembelian dan pemeliharaan kendaraan. Ini tentu jadi pertimbangan penting saat memilih mobil listrik.

Dengan informasi yang jelas tentang pajak ini, konsumen bisa lebih bijak dalam memilih merek yang sesuai dengan anggaran mereka.

Dengan semakin banyaknya pilihan mobil listrik di Indonesia, pemahaman tentang pajak yang berlaku menjadi sangat penting. Pajak yang berbeda bisa memengaruhi keputusan pembelian.

Merek-merek seperti Wuling dan Hyundai menawarkan pajak yang lebih rendah, sedangkan BYD dan VinFast membutuhkan perhatian lebih karena pajak yang lebih tinggi meskipun mereka berkomitmen untuk industri dalam negeri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU