Selasa, 27 MEI 2025 • 09:17 WIB

Akan Ada 600 Lokasi Penjualan Alkohol di Arab Saudi Mulai 2026

Author

Arab Saudi. (Foto: Istimewa)

HYPEVOX – Arab Saudi, yang dikenal dengan kebijakan konservatifnya, sedang bersiap melakukan perubahan besar terkait alkohol. Di tahun 2026, mereka akan mengizinkan penjualan alkohol di sekitar 600 lokasi. Ini mungkin terdengar aneh, tapi keputusan ini diambil untuk menarik lebih banyak wisatawan, terutama menjelang Piala Dunia 2034 dan World Expo 2030.

Saat ini, larangan alkohol di Arab Saudi sudah berlaku selama lebih dari 70 tahun. Sejak 1952, alkohol tidak pernah diperbolehkan sama sekali. Kebijakan baru ini adalah langkah berani yang menunjukkan bahwa Arab Saudi ingin tampil lebih modern dan bersahabat dengan pengunjung internasional.

Rincian Kebijakan Baru

Di bawah kebijakan baru ini, minuman beralkohol yang diizinkan adalah bir, anggur, dan cider. Namun, jangan mengharapkan untuk menemukan minuman keras yang lebih kuat seperti vodka atau whiskey di seluruh tempat. Penjualan tetap akan sangat diatur dan terbatas pada lingkungan tertentu yang dianggap aman.

Misalnya, alkohol hanya boleh dijual di lokasi-lokasi wisata tertentu seperti hotel bintang lima, resor mewah, dan proyek-proyek besar yang sedang berkembang seperti Neom, Pulau Sindalah, dan Proyek Laut Merah. Dengan kata lain, Anda mungkin bisa menikmati segelas wine setelah seharian berkeliling di tempat-tempat ikonik di Arab Saudi.

Tujuan dan Harapan di Balik Kebijakan

Pada intinya, keputusan ini adalah bagian dari strategi Vision 2030 yang dicanangkan oleh pemerintah Arab Saudi. Tujuannya adalah untuk mengembangkan industri pariwisata dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan menarik lebih banyak pengunjung internasional, Saudi berharap akan ada investasi yang lebih besar dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah juga ingin menunjukkan sisi modern dari Arab Saudi. Mereka ingin memperlihatkan bahwa negara mereka mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sambil tetap menghormati tradisi lokal yang ada.

Pengaturan dan Lisensi yang Ketat

Meskipun penjualan alkohol akan diperbolehkan, pengaturannya akan sangat ketat. Setiap lokasi yang diizinkan untuk menjual alkohol harus memiliki lisensi khusus dan mematuhi aturan ketat yang diatur oleh pemerintah. Ini untuk memastikan bahwa alkohol dikonsumsi secara bertanggung jawab.

Staf yang melayani alkohol juga harus memiliki lisensi dan dilatih untuk menangani situasi yang mungkin muncul. Hal ini menunjukkan bahwa Arab Saudi ingin memberikan pengalaman yang aman dan menyenangkan bagi para pengunjung.

Tanggapan dan Reaksi Publik

Tentu saja, perubahan ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Beberapa orang menyambut baik keputusan ini, melihatnya sebagai langkah positif menuju keterbukaan. Sementara itu, ada juga yang skeptis dan mempertanyakan apakah langkah ini akan merubah budaya yang sudah ada.

Meskipun begitu, para pengunjung luar negeri, terutama yang akrab dengan budaya minum, mungkin akan merasa lebih nyaman berkunjung ke Saudi tanpa harus merasa terbatasi oleh larangan alkohol.

Menyambut Era Baru

Dengan langkah ini, Arab Saudi seolah-olah menyambut era baru di dunia pariwisata. Penjualan alkohol di lingkungan yang terkendali sepertinya akan menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi pengunjung.

Dengan harapan bahwa wisatawan akan tertarik untuk datang dan menjelajahi keindahan budaya dan sejarah Arab Saudi, kebijakan ini menjadi langkah yang menarik untuk dilihat di masa depan. Apakah Arab Saudi akan benar-benar jadi destinasi favorit para pelancong dunia? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU