HYPEVOX – Brigitte Macron, bisa dibilang, adalah salah satu sosok paling menarik di dunia politik. Bayangkan ini: seorang guru bahasa Prancis yang memiliki peran penting di balik layar politik Prancis saat ini. Lahir dengan nama Brigitte Trogneux, dia bukan hanya wanita biasa; dia adalah ibu negara Prancis yang memikat hati Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang kini tengah naik daun.
Dia bukan sembarang guru, lho! Brigitte mengajar di Lycée La Providence, tempat di mana Emmanuel Macron pertama kali jatuh cinta padanya. Saat itu, Macron berusia 15 tahun dan Brigitte sudah menikah serta memiliki tiga anak. Meskipun ada selisih usia 25 tahun yang cukup mencolok, love story mereka ternyata sukses membuktikan bahwa cinta bisa mengalahkan segala hal.
Awal Pertemuan yang Tidak Biasa
Pertemuan antara Brigitte dan Emmanuel berlangsung saat Macron bergabung di sekolah menengah tersebut. Dia menjatuhkan hatinya pada Brigitte yang kala itu adalah guru drama dan bahasa Prancis. Bahkan, Macron sempat berkata di depan teman-teman sekelasnya bahwa dia akan menikahi Brigitte, meskipun saat itu sang guru sudah berstatus menikah.
Momen itu seolah menjadi awal dari sebuah cerita cinta yang penuh drama. Brigitte saat itu adalah istri seseorang dan juga seorang ibu. Namun, tak bisa dipungkiri, cinta yang mereka rasakan sudah mulai tumbuh meski situasi tidak mendukung.
Perjalanan Menuju Pernikahan
Seiring berjalannya waktu, Brigitte memutuskan untuk mengambil langkah besar dalam hidupnya. Setelah tiga anak yang sudah besar dan usai dengan rumah tangganya, dia berpisah dengan suami pertama dan melanjutkan hubungan dengan Emmanuel. Walaupun perjalanan mereka tak semulus yang dibayangkan, keduanya tetap berkomitmen satu sama lain.
Brigitte akhirnya pindah ke Paris untuk mendukung Macron menyelesaikan pendidikan menengahnya. Di sinilah hubungan mereka semakin mendalam. Mereka menjalani banyak prosedur untuk memastikan pernikahan mereka bisa terjadi, termasuk menikah dalam konteks sosial yang mungkin agak dikritik masyarakat.
Cinta yang Tak Terhalang Usia
Kini, setelah mereka menikah pada 2017, banyak yang terpesona oleh bagaimana cinta ini menantang norma. Tidak jarang, keduanya terlihat saling dukung dalam berbagai acara resmi. Brigitte menjadi sosok di balik layar yang banyak berkontribusi dalam keputusan politik suaminya, meskipun dia memegang peran yang lebih subtansial sebagai ibu negara.
Usia yang terpaut jauh seringkali menjadi topik pembicaraan, tapi mereka berhasil mengabaikannya. Brigitte, yang sekarang berusia 70 tahun, menunjukkan bahwa cinta sejati tidak mengenal batasan. Saat ini, banyak yang mengakui bahwa mereka adalah pasangan ideal di panggung politik global.
Insiden yang Menarik Perhatian
Belakangan ini, hubungan mereka kembali menjadi sorotan saat sebuah video memperlihatkan Brigitte ‘menampar’ Emmanuel di halaman pesawat saat mendarat di Vietnam. Musibah kecil ini membuat kondisi berpolemik, tetapi mereka terlihat saling tertawa meski situasi tersebut. Hal ini menunjukkan tingkat keakraban yang ada di antara mereka, bahkan di depan publik.
Momen-momen seperti ini memang menunjukkan sisi lain dari Brigitte dan Emmanuel. Bukan hanya pemimpin negara, mereka juga adalah pasangan yang bisa saling bercanda. Ini menambah semangat pada hubungan mereka, menciptakan kesan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Peran Brigitte Sebagai Ibu Negara
Sebagai Ibu Negara, Brigitte memiliki banyak peran tanggung jawab. Dia mendukung berbagai inisiatif sosial dan pendidikan di Prancis. Meskipun banyak sorotan media terfokus pada hubungannya dengan Macron, dia juga berusaha untuk menunjukkan kontribusi positif bagi masyarakat.
Brigitte aktif dalam kampanye kesetaraan gender dan pendidikan. Dengan latar belakangnya sebagai seorang guru, dia sangat memahami tantangan yang dihadapi sektor pendidikan di Prancis. Cita-citanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Prancis membuat dirinya menjadi panutan di kalangan banyak orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: