Jumat, 20 JUNI 2025 • 10:54 WIB

Serangan Rudal Balistik Iran Hancurkan Tel Aviv

Author

Generated by Journalist AI

HYPEVOX – Pada 19 Juni 2025, Tel Aviv mengalami kehancuran besar setelah serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran. Serangan ini telah mengakibatkan kerusakan parah pada gedung dan kendaraan di seantero kota.

Laporan menunjukkan bahwa di antara 20 rudal yang diluncurkan, terdapat satu rudal yang dilengkapi hulu ledak bom cluster, yang dikenal dapat menyebar amunisi lebih kecil saat jatuh.

Rincian Serangan Rudal

The Times of Israel melaporkan bahwa serangan ini melibatkan rudal balistik yang langsung diluncurkan dari Iran menuju target di Israel. Menurut Komando Front Dalam Negeri militer Israel, ini merupakan salah satu serangan terkuat yang terjadi dalam waktu dekat, menargetkan pusat-pusat penting di Tel Aviv.

Rudal yang diluncurkan memiliki kemampuan yang sangat menghancurkan, dengan beberapa di antaranya ditujukan untuk mengeliminasi infrastruktur kunci di kota.

Dampak Serangan

Dampak dari serangan tersebut sangat terasa, dengan enam orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan banyak yang menderita luka-luka serius akibat puing-puing yang jatuh. Di dekat bursa saham Tel Aviv, beberapa gedung terpaksa ditutup untuk mencegah bahaya lebih lanjut bagi masyarakat sekitar.

Kehancuran ini bukan hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga mengganggu kehidupan sehari-hari dan menciptakan rasa ketakutan di masyarakat.

Respons dan Reaksi Israel

Reaksi dari pejabat Israel cukup keras, mengecam keras aksi yang dilakukan oleh Iran. Sebagian dari mereka sangat menyoroti serangan yang juga menargetkan rumah sakit Soroka yang terletak di Israel selatan, menambahkan keprihatinan mengenai serangan terhadap fasilitas kesehatan.

Seorang jurnalis dari The Times of Israel menyatakan, “Iran telah mengklaim memiliki rudal balistik Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles (MIRV),” yang memungkinkan satu rudal untuk mengenai beberapa target sekaligus, menambah kompleksitas situasi keamanan di wilayah tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU