Kamis, 03 JULI 2025 • 13:37 WIB

Ashanty Perjuangkan Tanah Warisan yang Terjebak Sengketa

Author

HYPEVOX – Ashanty kembali angkat bicara mengenai permasalahan tanah warisan yang diambil alih oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah. Tanah tersebut kini terjebak dalam sengketa yang melibatkan klaim kepemilikan yang berbeda.

Dalam pernyataannya, Ashanty menekankan bahwa permasalahan ini bisa jadi melibatkan mafia tanah yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

Proses Penyelesaian Sengketa

Setelah melewati proses yang panjang, Ashanty mengungkapkan bahwa ada komunikasi dari pihak yang bersangkutan yang menunjukkan itikad baik untuk mencari solusi. “Akhirnya dari pihak mereka menghubungi dan cari solusi. Mudah-mudahan, ya. Kita tunggu aja itikad baiknya,” ujar Ashanty ketika ditemui di Jakarta.

Namun, di balik harapan itu, Ashanty merasa kelelahan dan menyayangkan kenapa pihak tersebut baru mengajak komunikasi setelah melewati waktu yang cukup lama. “Jangan setelah aku bergerak sampai sejauh ini, nanti sia-sia perjuangan aku,” imbuhnya.

Rencananya, pertemuan untuk membahas penyelesaian konflik ini akan diadakan dalam waktu dekat. “Baru ketemu, Insyaallah besok lusa. Nanti aku baru bisa tahu hasilnya gimana,” jelas Ashanty.

Awal Mula Masalah Tanah Warisan

Permasalahan ini berawal dari sebidang tanah yang diperoleh dari ayah Ashanty, yang tiba-tiba diklaim oleh pihak lain. “Ibaratnya satu tanah, tapi yang ngaku punya ada beberapa orang. Tapi setelah kita telusuri, memang ayahku yang duluan beli daripada orang yang sekarang ngaku punya juga,” ungkap Ashanty.

Sepanjang setahun, Ashanty berusaha untuk mencari solusi dengan berkomunikasi. Namun, upayanya menjadi rumit ketika pihak lain mengindikasikan akan menjual tanah tersebut. “Gimana bisa gitu? Orang kita lagi cari solusi win-win loh,” keluhnya.

Lebih parah lagi, tanah yang masih menjadi sengketa itu sudah dijual ke pihak ketiga, dan saat ini sedang ada pembangunan yang diduga akan menjadi perumahan. “Menurut aku sih itu keterlaluan banget,” kata Ashanty.

Komitmen untuk Mempertahankan Hak

Meskipun banyak menghadapi tantangan dan kekecewaan, Ashanty menegaskan komitmennya untuk tidak menyerah dalam memperjuangkan hak atas tanah warisan tersebut. “Insyaallah aku bakal terus perjuangin, karena itu hak kita, dan ayahku kasih tanah itu sebagai warisan buat anak-anaknya,” tegasnya.

Perjuangan Ashanty ini menjadi representasi penting mengenai hak atas warisan, serta tantangan yang dihadapi oleh banyak orang dalam sengketa tanah di Indonesia. Kasusnya kini telah menjadi perhatian publik dan mencerminkan permasalahan yang lebih luas terkait hak dan kepemilikan tanah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU