Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 15:23 WIB

Bahaya Dark AI di Era Digital: Peringatan dari Kaspersky

Author

HYPEVOX – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) di era digital membawa potensi baru yang menarik, namun juga memunculkan ancaman serius yaitu Dark AI.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky baru-baru ini memperingatkan masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan oleh teknologi gelap ini, yang digunakan untuk berbagai kejahatan siber.

Apa Itu Dark AI?

Dark AI adalah istilah yang merujuk pada penerapan model bahasa besar (LLM) yang tidak terawasi, yang digunakan dengan tujuan berbahaya. Kaspersky menjelaskan bahwa sistem ini beroperasi di luar kendali keamanan dan ideal untuk manipulasi serta penyalahgunaan data.

Beberapa model AI yang dikenal sebagai Black Hat GPT telah muncul di pasaran, dan ini adalah model-model yang sengaja dirancang untuk melakukan aktivitas tidak etis atau ilegal. Sergey Lozhkin, Kepala Tim Riset Analisis Global untuk META dan APAC di Kaspersky, menyebutkan bahwa kewaspadaan terhadap Dark AI semakin penting di tengah meningkatnya kejahatan siber.

Serangan yang menggunakan teknologi ini, seperti serangan phishing yang direncanakan dan penyebaran deepfake, menunjukkan bagaimana bahaya ini dapat memengaruhi banyak orang.

Tren Penggunaan Dark AI

Kaspersky menemukan bahwa aktor negara pun mulai memanfaatkan LLM dalam kampanye kejahatan siber mereka. Dengan teknologi ini, mereka dapat menciptakan persona palsu yang berinteraksi dengan korban secara meyakinkan.

‘Sejak ChatGPT populer di tahun 2023, kita juga telah melihat bagaimana pelaku kejahatan siber beradaptasi dengan AI untuk meningkatkan kemampuan serangan mereka’, ungkap Lozhkin.

Model-model AI berbahaya seperti WormGPT dan FraudGPT menjadi contoh nyata bagaimana Dark AI dapat digunakan untuk merancang kode berbahaya dan email phishing yang sangat persuasif.

Menghadapi Tantangan Dark AI

Kaspersky merekomendasikan agar organisasi dan individu di Asia Pasifik memperkuat higiene keamanan siber mereka. Ini termasuk investasi dalam deteksi ancaman yang didukung teknologi AI untuk melawan potensi exploitasi yang ada.

‘AI tidak dapat membedakan antara yang benar dan yang salah, tetapi dapat menjadi alat yang powerful di tangan yang salah’, jelas Lozhkin.

Oleh karena itu, peningkatan kesadaran serta pendidikan mengenai AI dan Dark AI menjadi sangat penting untuk melindungi diri dari ancaman digital di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU