Ketersediaan BBM dan LPG Indonesia Terjaga di Tengah Ketegangan Geopolitik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Indonesia tetap aman meskipun situasi geopolitik dunia semakin intensif.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Perang antara Iran dan Israel serta intervensi Amerika Serikat telah mengakibatkan penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur vital bagi peredaran minyak dunia.
Selat Hormuz diketahui memiliki peredaran minyak sebesar 20,1 juta barel per hari, dengan Indonesia mengimpor 19% dari total kebutuhan minyak nasional melalui selat tersebut.
Meskipun dampak penutupan selat ini dirasakan oleh banyak negara, Bahlil meyakinkan bahwa pemerintah telah mempersiapkan alternatif untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG di dalam negeri.
Dia menyatakan, "Kita tahu geopolitik tidak dalam kondisi yang baik-baik saja, tetapi untuk kesiapan pemerintah dalam mendesain, mempersiapkan semua alternatif untuk ketersediaan BBM dan LPG, Insya Allah aman."
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Dalam upaya menangani isu ketahanan energi, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk mempercepat pembangunan fasilitas penyimpanan minyak.
Bahlil mengungkapkan, "Saya udah melaporkan kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden memberikan arahan agar segera bangun. Supaya apa? Ini kan kita butuh survival."
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap kedatangan minyak dari luar negeri.
Pembangunan tangki penyimpanan minyak menjadi sangat krusial guna memperkuat cadangan energi domestik Indonesia.
Bahlil memastikan bahwa investasi untuk proyek ini sudah disiapkan dan terdapat dukungan dari investor.
"Kalau memang itu dibutuhkan untuk kita bangun untuk BBM jadinya, itu kan di kilang sebenarnya," kata Bahlil, menegaskan pentingnya proses pengolahan minyak mentah menjadi BBM di kilang-kilang yang ada.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: