Kekacauan di Timur Tengah: Ledakan Mengguncang Qatar dan UEA
Situasi di Timur Tengah semakin mengkhawatirkan setelah serangkaian ledakan keras mengguncang Doha, Qatar, pada hari Sabtu. Koresponden melaporkan suara ledakan yang semakin intens memicu alarm di beberapa kendaraan.
Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Ledakan serupa juga terjadi di Dubai, Uni Emirat Arab, seiring dengan meningkatnya ketegangan pasca serangan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat ke Iran.
Hari Sabtu dimulai dengan serangan udara yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah lokasi di Iran. Penyerangan ini menjadi pemicu utama bagi ledakan yang terdengar di berbagai daerah di kawasan tersebut.
Iran kemudian mengumumkan akan melaksanakan balasan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika di Timur Tengah, meningkatkan ketegangan di wilayah yang sudah rentan ini. Sekjen Partai Allah di Iran, Ayatollah Khomeini, menegaskan, "Kami tidak akan diam melihat penyerangan ini."
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Di Doha, suara ledakan mulai terdengar pada sore hari dan diikuti oleh beberapa ledakan lainnya dalam rentang waktu satu jam. Video yang diambil oleh warga dan dibagikan di media sosial memperlihatkan kepanikan yang melanda jalanan.
Sementara itu, di Dubai, suara ledakan disertai dengan aktifnya sistem pertahanan udara, menandakan bahwa ancaman rudal memang ada. Alarm mobil turut berbunyi di berbagai sudut kota, menambah suasana kacau dan kegelisahan di masyarakat.
Laporan dari Suriah menyatakan bahwa kejadian ini berdampak fatal, dengan minimal empat orang dilaporkan tewas akibat puing-puing rudal yang jatuh. Ini memperburuk situsi kemanusiaan di negara yang telah bertahun-tahun dilanda konflik.
Media lokal juga melaporkan bahwa serangan balasan dari Iran tidak hanya menargetkan pangkalan militer, tetapi juga lokasi strategis lainnya di kawasan. Hal ini semakin meningkatkan ketegangan yang sudah ada di Timur Tengah.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: